Wakaf Qur’an untuk Ribuan Santri Tahfidz di Sampang

Category Pendidikan
KABUPATEN SAMPANG
NU Care-LAZISNU Sampang

Terkumpul

30.316.141

Dana Dibutuhkan

50.000.000

Open Goal
8 Hari Lagi
Share

Detail

Update

Donatur

Suasana terasa hangat ketika para santri tengah menghafal Al-Qur’an. Mereka tampak sangat khusyuk membaca dan menghafal ayat demi ayat Al-Qur’an. Namun, tampak mushaf Al-Qur’an yang mereka pegang, lembarannya sudah banyak yang rusak dan terlepas. Padahal untuk menjadi seorang hafidz/hafidzah mesti menghafal semua ayat Al-Qur’an secara utuh dan lengkap, tanpa terlewat satu pun ayat.

Zamzami (13), salah seorang santri yatim di Pondok Pesantren Tahfidz Assa’idiyah Sampang Jawa Timur, mengatakan dirinya bercita-cita menjadi seorang hafidz Qur’an.

“Nama saya Zamzami, saya bercita-cita menjadi seorang hafidz karena saya ingin membanggakan almarhum ayah saya yang telah meninggal tujuh tahun lalu,” ucap Zamzami kepada kami, Tim Media NU Care-LAZISNU Sampang, beberapa waktu lalu.

Zamzami mengungkapkan bahwa kini ibunya yang bekerja untuk membiayai Zamzami dan dua saudaranya.

“Saya kangen sekali sama ayah. Saya sedih, Pak.  Kadang ada perasaan iri ketika melihat santri-santri lain yang orangtuanya lengkap, datang untuk menjenguk. Kadang saya ingin bertanya kepada Allah, kok mereka bisa bercanda dan bersenda gurau dengan kedua orangtuanya, sedangkan saya tidak,” ujarnya, sambil menahan air mata dengan tangan erat memegang mushaf Al-Qur’an yang sudah lusuh dan sampulnya terlepas.

Dia juga menuturkan bahwa dirinya terkadang harus meminjam mushaf Qur’an milik temannya yang lebih layak dan bagus.

“Kadang harus merepotkan teman saya dengan meminjam mushafnya karena punya saya banyak bagian yang copot dan hilang. Tapi saya tetap semangat, Pak, karena saya ingin memakaikan mahkota ke kedua orangtua saya nanti di surga,” pungkasnya.

Zamzami hanyalah satu dari sekian santri tahfidz yang sedang mewujudkan mimpinya untuk menjadi seorang penghafal Al-Qur’an.

Sesuai data yang masuk di NU Care-LAZISNU Sampang, terdapat 7 pesantren di Kabupaten Sampang, yang kekurangan ketersediaan Al-Qur’an, antara lain: (1) Pondok Pesantren Tahfidz Assa’idiyah I dengan 402 santri; (2) Pondok Pesantren Tahfidz Assa’idiyah II dengan 321 santri; (3) Pesantren Miftahul Ulum sebanyak 245 santri; (4) Pesantren Riyadus Sholihin sebanyak 79 santri; (5) Darul Faizin sebanyak 201 santri; (6) Darul Ulum 451 santri, dan; (7) Pesantren Assirojiyah dengan 461 santri.

Mari bersama bantu Zamzami dan 2.160 santri lainnya di 7 pondok pesantren di Kabupaten Sampang, dengan ikut wakaf Qur’an melalui NU Care-LAZISNU. Insya Allah setiap ayat yang mereka baca dan hafalkan, pahalnya akan mengalir pula untuk kita. Amin.

Mari, sekali lagi, kita bantu ketersediaan mushaf Al-Qur’an yang layak dan bagus untuk ribuan santri tahfidz di Sampang. Caranya:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik "Lanjutkan Pembayaran" dan ikuti langkah selanjutnya
Penggalangan dana dimulai 14 January 2021 oleh:
NU Care-LAZISNU Sampang
Akun Terverifikasi

Total
12 Campaign
Tambahkan Program ini di halaman web Anda
Script berhasil dicopy

Yuk! Daftar untuk Mulai Ber - Donasi Membantu Sesama!

Wakaf Qur’an untuk Ribuan Santri Tahfidz di Sampang

Wakaf Qur’an untuk Ribuan Santri Tahfidz di Sampang

Terkumpul 30.316.141
Dana Dibutuhkan 50.000.000
NU Care-LAZISNU Sampang Akun Terverifikasi

Suasana terasa hangat ketika para santri tengah menghafal Al-Qur’an. Mereka tampak sangat khusyuk membaca dan menghafal ayat demi ayat Al-Qur’an. Namun, tampak mushaf Al-Qur’an yang mereka pegang, lembarannya sudah banyak yang rusak dan terlepas. Padahal untuk menjadi seorang hafidz/hafidzah mesti menghafal semua ayat Al-Qur’an secara utuh dan lengkap, tanpa terlewat satu pun ayat.

Zamzami (13), salah seorang santri yatim di Pondok Pesantren Tahfidz Assa’idiyah Sampang Jawa Timur, mengatakan dirinya bercita-cita menjadi seorang hafidz Qur’an.

“Nama saya Zamzami, saya bercita-cita menjadi seorang hafidz karena saya ingin membanggakan almarhum ayah saya yang telah meninggal tujuh tahun lalu,” ucap Zamzami kepada kami, Tim Media NU Care-LAZISNU Sampang, beberapa waktu lalu.

Zamzami mengungkapkan bahwa kini ibunya yang bekerja untuk membiayai Zamzami dan dua saudaranya.

“Saya kangen sekali sama ayah. Saya sedih, Pak.  Kadang ada perasaan iri ketika melihat santri-santri lain yang orangtuanya lengkap, datang untuk menjenguk. Kadang saya ingin bertanya kepada Allah, kok mereka bisa bercanda dan bersenda gurau dengan kedua orangtuanya, sedangkan saya tidak,” ujarnya, sambil menahan air mata dengan tangan erat memegang mushaf Al-Qur’an yang sudah lusuh dan sampulnya terlepas.

Dia juga menuturkan bahwa dirinya terkadang harus meminjam mushaf Qur’an milik temannya yang lebih layak dan bagus.

“Kadang harus merepotkan teman saya dengan meminjam mushafnya karena punya saya banyak bagian yang copot dan hilang. Tapi saya tetap semangat, Pak, karena saya ingin memakaikan mahkota ke kedua orangtua saya nanti di surga,” pungkasnya.

Zamzami hanyalah satu dari sekian santri tahfidz yang sedang mewujudkan mimpinya untuk menjadi seorang penghafal Al-Qur’an.

Sesuai data yang masuk di NU Care-LAZISNU Sampang, terdapat 7 pesantren di Kabupaten Sampang, yang kekurangan ketersediaan Al-Qur’an, antara lain: (1) Pondok Pesantren Tahfidz Assa’idiyah I dengan 402 santri; (2) Pondok Pesantren Tahfidz Assa’idiyah II dengan 321 santri; (3) Pesantren Miftahul Ulum sebanyak 245 santri; (4) Pesantren Riyadus Sholihin sebanyak 79 santri; (5) Darul Faizin sebanyak 201 santri; (6) Darul Ulum 451 santri, dan; (7) Pesantren Assirojiyah dengan 461 santri.

Mari bersama bantu Zamzami dan 2.160 santri lainnya di 7 pondok pesantren di Kabupaten Sampang, dengan ikut wakaf Qur’an melalui NU Care-LAZISNU. Insya Allah setiap ayat yang mereka baca dan hafalkan, pahalnya akan mengalir pula untuk kita. Amin.

Mari, sekali lagi, kita bantu ketersediaan mushaf Al-Qur’an yang layak dan bagus untuk ribuan santri tahfidz di Sampang. Caranya:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik "Lanjutkan Pembayaran" dan ikuti langkah selanjutnya