Peduli Bencana di Indonesia

Category Kemanusiaan
KABUPATEN MAMUJU
NU CARE-LAZISNU

Terkumpul

Rp. 72.373.923,00

Dana Dibutuhkan

Rp. 100.000.000,00

Open Goal
12 Hari Lagi
Share

Detail

Update

Donatur

  • Longsor di Sumedang; Banjir Kalsel; Gempa Sulbar; Banjir dan Longsor di Manado, dan; Erupsi Gunung Semeru Jatim

Indonesia kembali berduka, di tengah wabah Covid-19. Bencana alam melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Pertama, bencana tanah longsor menimpa daerah Sumedang, Jawa Barat. Tepatnya di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung. Musibah itu dikabarkan terjadi 2 kali, yakni pada Sabtu sore (9/01/2021), dan longsor susulan yang terjadi di malam harinya. Pada longsor susulan itu diketahui tidak hanya warga sipil saja yang terdampak, melainkan beberapa petugas yang sedang melakukan evakuasi pun tertimbun longsor. Dari data sementara, 40 orang meninggal dunia dan 1.020 orang harus mengungsi akibat bencana tersebut.

Lima hari berselang dari bencana tanah longsor di Sumedang, hujan lebat yang terus mengguyur sebagian besar daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel) mengakibatkan banjir. Data per 18 Januari kemarin, terdapat 15 korban jiwa dan 39 ribu lebih warga terpaksa diungsikan.

Belum sampai 24 jam dari bencana banjir di Kalsel, kabar duka juga terdengar dari daerah Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) yang digoncang gampa bumi berkekuatan 6,2 SR pada Jumat (15/01/2021) dini hari. Tak hanya sekali, hingga Senin kemarin total sebanyak 39 kali gempa terus terjadi dan diprediksi akan ada gempa susulan.

BNPB melaporkan, gempa bumi tektonik ini telah menelan 81 korban jiwa dan ribuan orang harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Tidak berhenti di Jawa Barat, Kalsel, dan Sulbar, musibah juga melanda wilayah Sulawesi Utara dan Jawa Timur. Di Sulawesi Utara, banjir dan longsor menimpa Kota Manado pada Sabtu (16/01/2021), yang mengakibatkan enam orang meninggal dunia dan 500 orang harus mengungsi.

Pada hari yang sama, di Jawa Timur, Gunung Semeru mengalami erupsi dan mengakibatkan hujan abu vulkanik di Kabupaten Probolinggo. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kasbani, menyebut bahwa Gunung Semeru saat ini berada dalam status level II atau “Waspada”. PVMBG juga mengimbau masyarakat sekitar untuk waspada dalam menghadapi adanya intenstitas curah hujan yang tinggi, karena dapat memicu terjadinya banjir lahar dingin.

NU Care-LAZISNU bersama lembaga dan badan otonom (Banom) NU, dalam gerakan “NU Peduli Bencana” telah turun ke lokasi bencana, dan terus berupaya membantu warga terdampak. Tim NU Peduli melakukan evakuasi, assessment, memberi pelayanan kesehatan, serta menyalurkan makanan pokok untuk warga.

Untuk itu, kami mengajak saudara-saudara untuk turut peduli dan membantu meringankan beban warga terdampak bencana di sejumlah wilayah Indonesia.

Saudara semua dapat ikut membantu dengan cara:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik "Lanjutkan Pembayaran" dan ikuti langkah selanjutnya
Penggalangan dana dimulai 19 January 2021 oleh:
NU CARE-LAZISNU
Akun Terverifikasi

Total
39 Campaign

Yuk! Daftar untuk Mulai Ber - Donasi Membantu Sesama!

Peduli Bencana di Indonesia

Peduli Bencana di Indonesia

Terkumpul Rp. 72.373.923,00
Dana Dibutuhkan Rp. 100.000.000,00
NU CARE-LAZISNU Akun Terverifikasi
  • Longsor di Sumedang; Banjir Kalsel; Gempa Sulbar; Banjir dan Longsor di Manado, dan; Erupsi Gunung Semeru Jatim

Indonesia kembali berduka, di tengah wabah Covid-19. Bencana alam melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Pertama, bencana tanah longsor menimpa daerah Sumedang, Jawa Barat. Tepatnya di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung. Musibah itu dikabarkan terjadi 2 kali, yakni pada Sabtu sore (9/01/2021), dan longsor susulan yang terjadi di malam harinya. Pada longsor susulan itu diketahui tidak hanya warga sipil saja yang terdampak, melainkan beberapa petugas yang sedang melakukan evakuasi pun tertimbun longsor. Dari data sementara, 40 orang meninggal dunia dan 1.020 orang harus mengungsi akibat bencana tersebut.

Lima hari berselang dari bencana tanah longsor di Sumedang, hujan lebat yang terus mengguyur sebagian besar daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel) mengakibatkan banjir. Data per 18 Januari kemarin, terdapat 15 korban jiwa dan 39 ribu lebih warga terpaksa diungsikan.

Belum sampai 24 jam dari bencana banjir di Kalsel, kabar duka juga terdengar dari daerah Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) yang digoncang gampa bumi berkekuatan 6,2 SR pada Jumat (15/01/2021) dini hari. Tak hanya sekali, hingga Senin kemarin total sebanyak 39 kali gempa terus terjadi dan diprediksi akan ada gempa susulan.

BNPB melaporkan, gempa bumi tektonik ini telah menelan 81 korban jiwa dan ribuan orang harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Tidak berhenti di Jawa Barat, Kalsel, dan Sulbar, musibah juga melanda wilayah Sulawesi Utara dan Jawa Timur. Di Sulawesi Utara, banjir dan longsor menimpa Kota Manado pada Sabtu (16/01/2021), yang mengakibatkan enam orang meninggal dunia dan 500 orang harus mengungsi.

Pada hari yang sama, di Jawa Timur, Gunung Semeru mengalami erupsi dan mengakibatkan hujan abu vulkanik di Kabupaten Probolinggo. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kasbani, menyebut bahwa Gunung Semeru saat ini berada dalam status level II atau “Waspada”. PVMBG juga mengimbau masyarakat sekitar untuk waspada dalam menghadapi adanya intenstitas curah hujan yang tinggi, karena dapat memicu terjadinya banjir lahar dingin.

NU Care-LAZISNU bersama lembaga dan badan otonom (Banom) NU, dalam gerakan “NU Peduli Bencana” telah turun ke lokasi bencana, dan terus berupaya membantu warga terdampak. Tim NU Peduli melakukan evakuasi, assessment, memberi pelayanan kesehatan, serta menyalurkan makanan pokok untuk warga.

Untuk itu, kami mengajak saudara-saudara untuk turut peduli dan membantu meringankan beban warga terdampak bencana di sejumlah wilayah Indonesia.

Saudara semua dapat ikut membantu dengan cara:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik "Lanjutkan Pembayaran" dan ikuti langkah selanjutnya