Sedekah untuk Nek Sumi’ah!

Category Ekonomi
KABUPATEN SAMPANG
NU Care-LAZISNU Sampang

Terkumpul

4.406.000

Dana Dibutuhkan

75.000.000

Open Goal
31 Hari Lagi
Share

Detail

Update

Donatur

Sumi’ah (80 thn) adalah seorang nenek yang tiap harinya bekerja sebagai penjual tape, dari rumah ke rumah. Bahkan dari pasar ke pasar. Sejak pagi buta, usai menunaikan sembahyang Subuh, beliau bergegas berangkat berjualan tape. Setiap hari, Nek Sumi’ah berjalan sekitar 6 kilometer dan kembali ke rumah ketika azan Asar berkumandang.


Saat Tim NU Care-LAZISNU berkunjung ke kediaman Nek Sumi'ah

Hasil survei NU Care-LAZISNU Sampang ke rumahnya, bahwa kehidupan Nek Sumi’ah sangat memprihatinkan, baik tempat tidur ataupun dapur sangat jauh dari kata layak. Dindingnya pun terbuat dari anyaman bambu, dan genting yang sudah banyak lubang tentu membuat bocor di mana-mana ketika hujan turun.

Warga Dusun Omongan, Desa Gersempal, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang ini terpaksa berjualan tape singkong untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang sebatang kara. Nek Sumi’ah terus berjuang tanpa memperhatikan kondisi fisiknya.

Sebenarnya capek sih, Pak. Tapi mau gimana lagi, yang penting saya bisa makan,” ungkapnya.


Nek Sumi'ah sedang memasak di dapurnya

Nek Sumi’ah yang sudah ditinggal suaminya ini tidak memiliki keturunan sehingga keadaan memaksanya hidup sebatang kara. Namun, keadaan itu tidak mematahkan semangatnya. Nek Sumi’ah terus berjualan tape meski di zaman sekarang, menurutnya, jarang sekali orang membelinya. Beliau mengatakan, jika dagangannya habis ludes keuntungannya sekitar Rp 25.000. Tapi selama ini dagangannya selalu tersisa.

Ketika ditanya soal bantuan dari pemerintah, dia tidak bisa menjawab karena sudah tidak ingat. Bantuan dari tetangga, katanya, selama ini yang banyak menyokong kebutuhan hidupnya.


Nek Sumi'ah di dalam rumahnya

Maka itu, kami dari NU Care-LAZISNU Sampang mengajak #SahabatPeduli semua, untuk ikut membantu memenuhi kebutuhan hidup Nek Sumi’ah, seperti bantuan bahan makanan pokok sehari-hari serta bantuan uang tunai.

Bantuan, donasi atau sedekah Anda untuk Nek Sumi’ah, dapat disalurkan melalui halaman galang dana ini, dengan cara:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email

Semoga sedekah #SahabatPeduli menjadi amal jariyah yang pahalanya dapat menjadi penolong di akhirat kelak. Amiin Yaa Rabbal ‘alamiin…

Penggalangan dana dimulai 21 September 2021 oleh:
NU Care-LAZISNU Sampang
Akun Terverifikasi

Total
12 Campaign
Tambahkan Program ini di halaman web Anda
Script berhasil dicopy

Yuk! Daftar untuk Mulai Ber - Donasi Membantu Sesama!

Sedekah untuk Nek Sumi’ah!

Sedekah untuk Nek Sumi’ah!

Terkumpul 4.406.000
Dana Dibutuhkan 75.000.000
NU Care-LAZISNU Sampang Akun Terverifikasi

Sumi’ah (80 thn) adalah seorang nenek yang tiap harinya bekerja sebagai penjual tape, dari rumah ke rumah. Bahkan dari pasar ke pasar. Sejak pagi buta, usai menunaikan sembahyang Subuh, beliau bergegas berangkat berjualan tape. Setiap hari, Nek Sumi’ah berjalan sekitar 6 kilometer dan kembali ke rumah ketika azan Asar berkumandang.


Saat Tim NU Care-LAZISNU berkunjung ke kediaman Nek Sumi'ah

Hasil survei NU Care-LAZISNU Sampang ke rumahnya, bahwa kehidupan Nek Sumi’ah sangat memprihatinkan, baik tempat tidur ataupun dapur sangat jauh dari kata layak. Dindingnya pun terbuat dari anyaman bambu, dan genting yang sudah banyak lubang tentu membuat bocor di mana-mana ketika hujan turun.

Warga Dusun Omongan, Desa Gersempal, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang ini terpaksa berjualan tape singkong untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang sebatang kara. Nek Sumi’ah terus berjuang tanpa memperhatikan kondisi fisiknya.

Sebenarnya capek sih, Pak. Tapi mau gimana lagi, yang penting saya bisa makan,” ungkapnya.


Nek Sumi'ah sedang memasak di dapurnya

Nek Sumi’ah yang sudah ditinggal suaminya ini tidak memiliki keturunan sehingga keadaan memaksanya hidup sebatang kara. Namun, keadaan itu tidak mematahkan semangatnya. Nek Sumi’ah terus berjualan tape meski di zaman sekarang, menurutnya, jarang sekali orang membelinya. Beliau mengatakan, jika dagangannya habis ludes keuntungannya sekitar Rp 25.000. Tapi selama ini dagangannya selalu tersisa.

Ketika ditanya soal bantuan dari pemerintah, dia tidak bisa menjawab karena sudah tidak ingat. Bantuan dari tetangga, katanya, selama ini yang banyak menyokong kebutuhan hidupnya.


Nek Sumi'ah di dalam rumahnya

Maka itu, kami dari NU Care-LAZISNU Sampang mengajak #SahabatPeduli semua, untuk ikut membantu memenuhi kebutuhan hidup Nek Sumi’ah, seperti bantuan bahan makanan pokok sehari-hari serta bantuan uang tunai.

Bantuan, donasi atau sedekah Anda untuk Nek Sumi’ah, dapat disalurkan melalui halaman galang dana ini, dengan cara:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email

Semoga sedekah #SahabatPeduli menjadi amal jariyah yang pahalanya dapat menjadi penolong di akhirat kelak. Amiin Yaa Rabbal ‘alamiin…