Bantu Aira Lawan Kanker Tulang Ganas Stadium 4!

Category Kesehatan
KOTA JAKARTA PUSAT
NU CARE-LAZISNU

Terkumpul

8.197.000

Dana Dibutuhkan

80.000.000

Open Goal
18 Hari Lagi
Share

Detail

Update

Donatur

Khairatu Kurnia (Aira), bocah berumur 9 tahun yang kini menderita Kanker Tulang Ganas adalah buah hati dari Bu Sri Teti Taufik (38). Aira diketahui mulai berjalan tidak seimbang pada Januari 2021. Menurut sang Ibu, setelah mengetahui kondisi anaknya yang mulai berjalan pincang, ia segera membawa Aira ke rumah sakit.

Kondisi Aira sebelum diamputasi

“Awal tahun ini, saya sadar kalau Aira jalannya pincang. Saya langsung bawa dia ke dokter umum di Batam. Kata dokter, Aira hanya kram otot biasa dan akan sembuh sendiri nantinya. Tapi saya kekeh minta rujukan ke dokter orthopedi, karena saya lihat pincangnya sudah tidak wajar. Dan betul saja, dari hasil pemeriksaan dokter, Aira  didiagnosa menderita kanker tulang,” ungkap Bu Sri kepada Tim PP NU Care-LAZISNU, via WhatsApp pada 6 Oktober 2021.

Sri mengungkapkan, di bulan Februari Aira mendapat surat rujukan dari Rumah Sakit Otoritas Batam (RSOB) ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

“Setelah sampai di Jakarta, di RSCM, dokter langsung melakukan berbagai pemeriksaan seperti rontgen, biopsi, CT scan, MRI dan lain-lain. Dan ya, hasilnya positif Osteosarcoma atau kanker tulang ganas, yang sekarang sudah stadium empat,” lanjutnya.

Sri juga menuturkan bahwa Aira langsung mendapatkan penanganan kemoterapi protokol osteo setelah didiagnosa kanker tulang ganas. Bulan April lalu Aira mendapat tindakan amputasi pada bagian paha atas, sebelum dilanjutkan kembali pengobatan kemoterapi.

Semenjak kakinya diamputasi, Aira habiskan banyak waktu dengan berbaring di tempat tidur 

“Saya kasihan, karena setiap Aira selesai kemoterapi, dia selalu drop dan harus dirawat di IGD. Status gizinya juga sempat gizi buruk karena penurunan berat badan yang cukup banyak. Selain kemoterapi, Aira juga mendapatkan pengobatan akupuntur PAZ (Pengobatan Akhir Zaman) Al Kasaw. Tapi tidak semuanya (biaya) ditanggung BPJS. Ini yang membuat saya dan suami bingung,” ungkap Sri.

Ya, Sri mengatakan, berbagai vitamin yang harus dikonsumsi Aira setelah kemoterapi serta alat-alat kesehatan yang dipakai, itu tidak ditanggung oleh BPJS. Kebutuhan lainnya seperti susu khusus (pediasure complete) seharga 150.000 yang habis dalam sehari, serta biaya transportasi tentu menguras biaya.

Sang ayah, Heru Kurniawan (38), yang bekerja sebagai buruh pabrik pun ternyata pada tanggal 15 Oktober 2021 nanti kontrak kerjanya selesai. Padahal Aira masih membutuhkan kaki palsu seharga Rp 45 jutaan dan kemoterapi lanjutan untuk kanker yang sekarang sudah meluas ke paru-parunya.

Untuk itu, NU Care-LAZISNU mengajak seluruh #SahabatPeduli untuk ikut membantu Aira agar bisa pulih; memenuhi kebutuhan vitamin dan nutrisinya, bantuan berupa kaki palsu agar dia dapat kembali bersemangat menjalani hari-harinya dan mengejar cita-citanya kembali. Sahabat semua dapat membantu Aira, dengan cara:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email
Penggalangan dana dimulai 8 October 2021 oleh:
NU CARE-LAZISNU
Akun Terverifikasi

Total
59 Campaign
Tambahkan Program ini di halaman web Anda
Script berhasil dicopy

Yuk! Daftar untuk Mulai Ber - Donasi Membantu Sesama!

Bantu Aira Lawan Kanker Tulang Ganas Stadium 4!

Bantu Aira Lawan Kanker Tulang Ganas Stadium 4!

Terkumpul 8.197.000
Dana Dibutuhkan 80.000.000
NU CARE-LAZISNU Akun Terverifikasi

Khairatu Kurnia (Aira), bocah berumur 9 tahun yang kini menderita Kanker Tulang Ganas adalah buah hati dari Bu Sri Teti Taufik (38). Aira diketahui mulai berjalan tidak seimbang pada Januari 2021. Menurut sang Ibu, setelah mengetahui kondisi anaknya yang mulai berjalan pincang, ia segera membawa Aira ke rumah sakit.

Kondisi Aira sebelum diamputasi

“Awal tahun ini, saya sadar kalau Aira jalannya pincang. Saya langsung bawa dia ke dokter umum di Batam. Kata dokter, Aira hanya kram otot biasa dan akan sembuh sendiri nantinya. Tapi saya kekeh minta rujukan ke dokter orthopedi, karena saya lihat pincangnya sudah tidak wajar. Dan betul saja, dari hasil pemeriksaan dokter, Aira  didiagnosa menderita kanker tulang,” ungkap Bu Sri kepada Tim PP NU Care-LAZISNU, via WhatsApp pada 6 Oktober 2021.

Sri mengungkapkan, di bulan Februari Aira mendapat surat rujukan dari Rumah Sakit Otoritas Batam (RSOB) ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

“Setelah sampai di Jakarta, di RSCM, dokter langsung melakukan berbagai pemeriksaan seperti rontgen, biopsi, CT scan, MRI dan lain-lain. Dan ya, hasilnya positif Osteosarcoma atau kanker tulang ganas, yang sekarang sudah stadium empat,” lanjutnya.

Sri juga menuturkan bahwa Aira langsung mendapatkan penanganan kemoterapi protokol osteo setelah didiagnosa kanker tulang ganas. Bulan April lalu Aira mendapat tindakan amputasi pada bagian paha atas, sebelum dilanjutkan kembali pengobatan kemoterapi.

Semenjak kakinya diamputasi, Aira habiskan banyak waktu dengan berbaring di tempat tidur 

“Saya kasihan, karena setiap Aira selesai kemoterapi, dia selalu drop dan harus dirawat di IGD. Status gizinya juga sempat gizi buruk karena penurunan berat badan yang cukup banyak. Selain kemoterapi, Aira juga mendapatkan pengobatan akupuntur PAZ (Pengobatan Akhir Zaman) Al Kasaw. Tapi tidak semuanya (biaya) ditanggung BPJS. Ini yang membuat saya dan suami bingung,” ungkap Sri.

Ya, Sri mengatakan, berbagai vitamin yang harus dikonsumsi Aira setelah kemoterapi serta alat-alat kesehatan yang dipakai, itu tidak ditanggung oleh BPJS. Kebutuhan lainnya seperti susu khusus (pediasure complete) seharga 150.000 yang habis dalam sehari, serta biaya transportasi tentu menguras biaya.

Sang ayah, Heru Kurniawan (38), yang bekerja sebagai buruh pabrik pun ternyata pada tanggal 15 Oktober 2021 nanti kontrak kerjanya selesai. Padahal Aira masih membutuhkan kaki palsu seharga Rp 45 jutaan dan kemoterapi lanjutan untuk kanker yang sekarang sudah meluas ke paru-parunya.

Untuk itu, NU Care-LAZISNU mengajak seluruh #SahabatPeduli untuk ikut membantu Aira agar bisa pulih; memenuhi kebutuhan vitamin dan nutrisinya, bantuan berupa kaki palsu agar dia dapat kembali bersemangat menjalani hari-harinya dan mengejar cita-citanya kembali. Sahabat semua dapat membantu Aira, dengan cara:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email