Dukung Pembangungan Pesantren Tarekat Syaikh Achmad Khotib Sambas

Category Pendidikan
KABUPATEN SAMBAS
NU Care-LAZISNU Sambas

Terkumpul

530.000

Dana Dibutuhkan

70.000.000

Open Goal
115 Hari Lagi
Share

Detail

Update

Donatur

Perkenalkan nama saya Mohammad Husaini Lubis, pengurus NU Care-LAZISNU Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, yang juga jama’ah Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah (TQN) di Sambas.

Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah, kita tahu, didirikan pada abad 19 Masehi oleh seorang sufi besar asal Nusantara, yaitu Syaikh Achmad Khotib al-Sambasi.

Pada mulanya, tarekat ini menyebar di beberapa daerah di Kalimantan Barat. Jama’ah di Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, dan Kabupaten Singkawang menjadi nomaden untuk belajar, mengaji, dan mendalami Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah.

Ya, mereka para jama’ah berkeliling dari rumah ke rumah, kecamatan demi kecamatan, dan menyambangi kabupaten lain untuk bersilaturahmi, mendapatkan pengalaman dan ilmu lebih banyak lagi.

Kemudian pada tahun 2017, diresmikanlah Yayasan Thariqoh Qodiriyah Naqsabandiyah Khotibiyah Sambas untuk semakin menguatkan ajaran tasawauf Syaikh Achmad Khotib al-Sambasi kepada kalangan muda sebagai penerus bangsa.

Dengan tekad tersebut, Yayasan TQN Khotibiyah Sambas menginisiasi pembangunan Pondok Pesantren Dar Adz-Dzakirin, yang berlokasi di Jalan Perigi Piai, Kecamatan Tekarang, Kabupaten Sambas.

Ponpes tersebut mulai dibangun setelah mendapat tanah wakaf serta sumbangan dari jama’ah berupa biaya dan bahan bangunan. Ya, dengan menganut asas dari jama’ah, oleh jama’ah, dan untuk jama’ah, pengumpulan dana dimulai secara mandiri dari para jama’ah TQN Khotibiyah Sambas.

Saat ini, proses pembangunan sudah 70% untuk tahap pertama dan telah dibangun 2 ruangan belajar. Namun, total anggaran dana pembangunan senilai Rp64.079.000 belum tercukupi.

Kehadiran Ponpes ini sangat dibutuhkan bagi masyarakat sekitar dan juga lebih dari 1000 jama’ah TQN yang ada di Sambas. Jama’ah TQN berharap pembangunan dapat kembali dilanjutkan pada akhir bulan Februari 2022 agar pembelajaran dapat segera terealisasi.

Harapannya, Ponpes Dar Adz-Dzakirin dapat menjadi wadah bagi masyarakat dan jama’ah untuk dapat terus belajar, mengaji, sesuai ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja).

Untuk itu, mari kita bantu pembangunan pesantren tarekat Syaikh Achmad Khotib Sambas, dengan cara:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email
Penggalangan dana dimulai 11 January 2022 oleh:
NU Care-LAZISNU Sambas
Akun Terverifikasi

Total
1 Campaign
Tambahkan Program ini di halaman web Anda
Script berhasil dicopy

Yuk! Daftar untuk Mulai Ber - Donasi Membantu Sesama!

Dukung Pembangungan Pesantren Tarekat Syaikh Achmad Khotib Sambas

Dukung Pembangungan Pesantren Tarekat Syaikh Achmad Khotib Sambas

Kebutuhan Dana 70.000.000

Dana Terkumpul 530.000

Donatur

115 Hari lagi

NU Care-LAZISNU Sambas

Akun Terverifikasi

Deskripsi

Perkenalkan nama saya Mohammad Husaini Lubis, pengurus NU Care-LAZISNU Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, yang juga jama’ah Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah (TQN) di Sambas.

Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah, kita tahu, didirikan pada abad 19 Masehi oleh seorang sufi besar asal Nusantara, yaitu Syaikh Achmad Khotib al-Sambasi.

Pada mulanya, tarekat ini menyebar di beberapa daerah di Kalimantan Barat. Jama’ah di Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, dan Kabupaten Singkawang menjadi nomaden untuk belajar, mengaji, dan mendalami Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah.

Ya, mereka para jama’ah berkeliling dari rumah ke rumah, kecamatan demi kecamatan, dan menyambangi kabupaten lain untuk bersilaturahmi, mendapatkan pengalaman dan ilmu lebih banyak lagi.

Kemudian pada tahun 2017, diresmikanlah Yayasan Thariqoh Qodiriyah Naqsabandiyah Khotibiyah Sambas untuk semakin menguatkan ajaran tasawauf Syaikh Achmad Khotib al-Sambasi kepada kalangan muda sebagai penerus bangsa.

Dengan tekad tersebut, Yayasan TQN Khotibiyah Sambas menginisiasi pembangunan Pondok Pesantren Dar Adz-Dzakirin, yang berlokasi di Jalan Perigi Piai, Kecamatan Tekarang, Kabupaten Sambas.

Ponpes tersebut mulai dibangun setelah mendapat tanah wakaf serta sumbangan dari jama’ah berupa biaya dan bahan bangunan. Ya, dengan menganut asas dari jama’ah, oleh jama’ah, dan untuk jama’ah, pengumpulan dana dimulai secara mandiri dari para jama’ah TQN Khotibiyah Sambas.

Saat ini, proses pembangunan sudah 70% untuk tahap pertama dan telah dibangun 2 ruangan belajar. Namun, total anggaran dana pembangunan senilai Rp64.079.000 belum tercukupi.

Kehadiran Ponpes ini sangat dibutuhkan bagi masyarakat sekitar dan juga lebih dari 1000 jama’ah TQN yang ada di Sambas. Jama’ah TQN berharap pembangunan dapat kembali dilanjutkan pada akhir bulan Februari 2022 agar pembelajaran dapat segera terealisasi.

Harapannya, Ponpes Dar Adz-Dzakirin dapat menjadi wadah bagi masyarakat dan jama’ah untuk dapat terus belajar, mengaji, sesuai ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja).

Untuk itu, mari kita bantu pembangunan pesantren tarekat Syaikh Achmad Khotib Sambas, dengan cara:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email

Kabar Terbaru

Belum ada kabar terbaru

Donatur