Yuk, Tanam Pohon dan Restorasi Hutan di Kalimantan!

Category Lingkungan
KABUPATEN SAMBAS
NU Care-LAZISNU Sambas

Terkumpul

0

Dana Dibutuhkan

100.000.000

Open Goal
122 Hari Lagi
Share

Detail

Update

Donatur

Sesungguhnya, komitmen dan keseriusan Nahdlatul Ulama terhadap pelestarian lingkungan hidup telah terdengar cukup lama dan tertanam kuat.

Tahun 1994, melalui forum Bahtsul Masail di gelaran Muktamar NU yang ke-29 di Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat Nahdlatul Ulama telah mewujudkan masyarakat yang sadar lingkungan (eco-literacy).

Melalui forum tersebut, dirumuskan berbagai fatwa bernuansa ekologis dalam perspektif fikih sebagai panduan etis bagi warga Nahdliyin dan masyarakat umum untuk bisa berinteraksi secara bijak dan berkelanjutan terhadap alam dan lingkungan hidup yang kita tempati.

Perjuangan menjaga lingkungan (jihād bi’iyah) menjadi manifestasi nyata atas tanggung jawab kita manusia sebagai khalīfah di muka bumi.

Realitanya, kita bisa saksikan, hutan-hutan di Kalimantan kian habis dan penghuninya kehilangan tempat tinggal. Di Kalimantan Barat, khususnya wilayah Kabupaten Sambas mengalami deforestasi yang sangat memprihatinkan. Berdasarkan data sepanjang tahun 2000 hingga 2024, tercatat seluas 235.028,63 hektare kawasan hutan mengalami kehilangan tutupan pohon.

Fenomena itu terjadi akibat berbagai faktor, antara lain konversi lahan untuk perkebunan kelapa sawit dan pertambangan, kebakaran hutan, serta pembangunan infrastruktur dan pemukiman.

Dampak dari pembukaan hutan dan lahan yang berlebihan ini tentu sangat signifikan, mulai dari terganggunya ekosistem, berkurangnya keanekaragaman hayati, serta meningkatnya risiko bencana alam akibat ketidakseimbangan lingkungan. 

Tanah Kalimantan Barat yang dahulu hijau dan subur kini menghadapi ancaman kerusakan ekologis yang serius. Tentunya ini menjadi tanggungjawab bersama untuk dapat memulihkan kembali tanah kita.

Untuk itu, NU Care-LAZISNU Sambas mengajak #SahabatPeduli dalam aksi Restorasi Hutan dan Lahan (RHL) di Kabupaten Sambas dengan penanaman pohon kembali areal hutan dan sungai yang telah mengalami deforestasi.

Mari bersama-sama ikut bantu tanam pohon kembali di sebagian hutan Kalimantan. Infak sekecil apapun, kita semua berharap bisa membawa dampak dan perubahan lingkungan ke arah yang lebih baik, untuk kita dan generasi selanjutnya. Caranya:

  1. Klik tombol "Donasi Sekarang"
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran
  4. Isi data diri
  5. Klik "Lanjutkan Pembayaran" dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email
Penggalangan dana dimulai 31 July 2025 oleh:
NU Care-LAZISNU Sambas
Akun Terverifikasi

Total
6 Campaign
Tambahkan Program ini di halaman web Anda
Script berhasil dicopy

Yuk! Daftar untuk Mulai Ber - Donasi Membantu Sesama!

Yuk, Tanam Pohon dan Restorasi Hutan di Kalimantan!

Yuk, Tanam Pohon dan Restorasi Hutan di Kalimantan!

Kebutuhan Dana 100.000.000

Dana Terkumpul 0

0 Donatur

122 Hari lagi

NU Care-LAZISNU Sambas

Akun Terverifikasi

Deskripsi

Sesungguhnya, komitmen dan keseriusan Nahdlatul Ulama terhadap pelestarian lingkungan hidup telah terdengar cukup lama dan tertanam kuat.

Tahun 1994, melalui forum Bahtsul Masail di gelaran Muktamar NU yang ke-29 di Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat Nahdlatul Ulama telah mewujudkan masyarakat yang sadar lingkungan (eco-literacy).

Melalui forum tersebut, dirumuskan berbagai fatwa bernuansa ekologis dalam perspektif fikih sebagai panduan etis bagi warga Nahdliyin dan masyarakat umum untuk bisa berinteraksi secara bijak dan berkelanjutan terhadap alam dan lingkungan hidup yang kita tempati.

Perjuangan menjaga lingkungan (jihād bi’iyah) menjadi manifestasi nyata atas tanggung jawab kita manusia sebagai khalīfah di muka bumi.

Realitanya, kita bisa saksikan, hutan-hutan di Kalimantan kian habis dan penghuninya kehilangan tempat tinggal. Di Kalimantan Barat, khususnya wilayah Kabupaten Sambas mengalami deforestasi yang sangat memprihatinkan. Berdasarkan data sepanjang tahun 2000 hingga 2024, tercatat seluas 235.028,63 hektare kawasan hutan mengalami kehilangan tutupan pohon.

Fenomena itu terjadi akibat berbagai faktor, antara lain konversi lahan untuk perkebunan kelapa sawit dan pertambangan, kebakaran hutan, serta pembangunan infrastruktur dan pemukiman.

Dampak dari pembukaan hutan dan lahan yang berlebihan ini tentu sangat signifikan, mulai dari terganggunya ekosistem, berkurangnya keanekaragaman hayati, serta meningkatnya risiko bencana alam akibat ketidakseimbangan lingkungan. 

Tanah Kalimantan Barat yang dahulu hijau dan subur kini menghadapi ancaman kerusakan ekologis yang serius. Tentunya ini menjadi tanggungjawab bersama untuk dapat memulihkan kembali tanah kita.

Untuk itu, NU Care-LAZISNU Sambas mengajak #SahabatPeduli dalam aksi Restorasi Hutan dan Lahan (RHL) di Kabupaten Sambas dengan penanaman pohon kembali areal hutan dan sungai yang telah mengalami deforestasi.

Mari bersama-sama ikut bantu tanam pohon kembali di sebagian hutan Kalimantan. Infak sekecil apapun, kita semua berharap bisa membawa dampak dan perubahan lingkungan ke arah yang lebih baik, untuk kita dan generasi selanjutnya. Caranya:

  1. Klik tombol "Donasi Sekarang"
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran
  4. Isi data diri
  5. Klik "Lanjutkan Pembayaran" dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email

Kabar Terbaru

Belum ada kabar terbaru

Donatur