Pati, NU Care
Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) MWCNU Tayu Kabupaten Pati Jawa Tengah melaksanakan kegiatan studi tiru ke UPZIS Ranting Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Ahad (4/1/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Dalam kegiatan itu, rombongan disambut hangat oleh jajaran pengurus UPZIS Ranting Bae bersama pengurus Ranting NU dan Banom NU antara lain Muslimat, Fatayat, Ansor, hingga IPNU-IPPNU Ranting Bae.
Ketua UPZIS MWCNU Tayu, Moh Fatchurrohman, mengatakan bahwa pihaknya melaksanakan studi tiru di UPZIS Ranting Bae lantaran mempunyai pengelolaan Kotak Infak (Koin) yang bagus.
"Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar UPZISNU Tayu dalam mendorong penguatan kelembagaan UPZIS di tingkat ranting, sekaligus sarana berbagi praktik baik antar-pengelola UPZIS," kata dia.
Ia menyampaikan, studi tiru ini bukan sekadar kunjungan silaturrahmi, melainkan forum pembelajaran bersama untuk memperkuat peran UPZIS sebagai instrumen pemberdayaan umat.
“UPZIS ranting merupakan ujung tombak gerakan filantropi NU. Melalui studi tiru ini, kami berharap pengurus ranting mendapatkan gambaran lebih nyata dan berhasil tentang pengelolaan UPZIS yang tertib, amanah, dan berdampak,” tutur dia.
Sementara itu, Ketua UPZIS Ranting Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Anshori, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.
"Harapannya kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan guna mempererat sinergi antar-UPZIS di lingkungan NU," ucap dia.
Dalam sesi pemaparan, pengurus UPZIS Ranting Bae menyampaikan pengalaman dan strategi pengelolaan Kaleng INUK (Infak Nahdlatul Ulama) Kudus, mulai dari sistem penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan yang transparan dan akuntabel kepada jamaah.
Studi tiru ditutup dengan dialog interaktif dan peninjauan langsung terhadap program-program yang nyata dilakukan di UPZIS Ranting Bae Kudus.
Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat diadaptasi dan dikembangkan oleh UPZIS Ranting di wilayah MWCNU Tayu sesuai dengan karakter dan kebutuhan masyarakat setempat.
Kontributor: Angga Saputra
Editor: Kendi Setiawan

