Simbolis Pelepasan Da'i Internasional ke Korea Selatan. Para da'i dari Lembaga Dakwah PBNU akan diberangkatkan ke Korea Selatan untuk berdakwah dalam program Pengiriman Da'i Ramadhan. (Foto: LD PBNU)

Bagikan:  

Dari 400 Pendaftar, 13 Dai Terpilih untuk Dikirim ke Korsel dalam Program Dakwah Ramadhan

By Kendi Setiawan

20/03/2023

438 kali dilihat

Jakarta, NU Care
Sebanyak 13 dai Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatu Ulama (LD PBNU) akan bertugas dakwah selama Ramadhan 1444 Hijriah di negeri Gingseng Korea Selatan. Ketigabelas dai ini diseleksi dari 400 pendaftar. Pengumuman pendaftaran ini dilakukan melalui media sosial pada Februari 2023.

Sekretaris LD PBNU, KH Nurul Badruttamam menyampaikan hal itu terkait pengiriman dari Ramadhan ke Korea Selatan. Program ini bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PBNU.

Menurut Kiai Nurul, para dai akan difkuskan berdakwah di 13 masjid yang ada di Korea Selatan. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk berdakwah juga ke beberapa masjid lainnya.

"Para dai full akan berdakwah selama 30 hari terhitung dari awal berangkat pada tanggal 1 Ramadhan. Para dai kemudian akan pulang kembali ke Indonesia setelah Hari Raya Idul Fitri atau lebaran," ujar Kiai Nurul, Rabu (15/03/2023).

Kiai Nurul juga mengungkapkan, para dai Ramadhan yang dikirimkan ke luar negeri tidak hanya menyampaikan ceramah agama. "Akan tetapi juga menyampaikan program-program kepedulian dari LAZISNU, program taaruf dengan masyarakat yang bukan hanya WNI saja, namun menyapa pula warga asli Korea Selatan,” tuturnya.

Selain di Korea Selatan, program pengiriman dai juga dilaksanakan di Hong Kong. Para dai yang bertugas dakwah ke Korea Selatan akan didampingi Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa. Adapun pendamping dai yang bertuhas di Hong Kong masih menunggu arahan dari PBNU.

Para dai tersebut rencananya akan diberangkatkan pada 24 Maret 2023. Sebelum itu, dilakukan seremoni pemberangkatan yang akan dilaksanakan pada 22 atau 23 Maret 2023 di Gedung PBNU.

"Kami dari LDNU mengucapkan terima kasih atas sinergi, kolaborasi antara lembaga di Nahdlatul Ulama terutama LAZISNU, yang membantu proses pengiriman dai internasional ke Korea Selatan,” kata Kiai Nurul.

Para dai yang bertugas diharapkan dapat membawa visi besar Nahdlatul Ulama, untuk fastabiqul khairat. 

“Dan kita juga berharap para da’i bisa menciptakan dakwah-dakwah yang ramah, moderat, dan rahmatan lil ’alamin. Hal tersebut sangat penting, apalagi menjelang tahun politik,” ujarnya. 

Para dai yang dikirimkan harus cerdas dan bijak dalam bermedia sosial, jangan sampai membawa ceramah yang provokatif. “Akan tetapi bisa membawa ceramah yang adem, seperti ceramah ala Walisongo yang ramah dan adem,” tutupnya.

Sebelumnya Sekretaris LAZISNU PBNU, Moesafa mengatakan program tersebut adalah bagian dari upaya Nahdlatul Ulama untuk memenuhi kebutuhan peningkatan peribadatan masyarakat Muslim Indonesia di luar negeri, khususnya di sepanjang bulan Ramadhan.

Pengiriman Dai ke Luar Negeri merupakan usulan dari LD PBNU yang memiliki tugas pokok melakukan dakwah ke berbagai tempat dan sasaran. “LAZISNU sebagai lembaga filantropi di lingkungan NU memberikan dukungan dana pada program tersebut senilai Rp333 juta,” jelasnya.

Pewarta: Wahyu Noerhadi
Editor: Kendi Setiawan

Dakwah
Kerja Sama
NU Care-LAZISNU
Ramadhan
Da'i Ramadhan
Korea Selatan
Dakwah
Kerja Sama
NU Care-LAZISNU
Ramadhan
Da'i Ramadhan
Korea Selatan

Berita Lainnya