Bagikan:  

Amalan-Amalan yang Disunnahkan pada Hari Raya Idul Fitri

By Kendi Setiawan

31/03/2025

67 kali dilihat

Jakarta, NU Care
Umat Islam di Indonesia merayakan Idul Fitri 1446 H hari ini, Senin (31/03/2025).

Sekretaris Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) Nurul Badruttamam mengajak umat Islam untuk melaksanakan amalan sunnah saat hari Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah.

Ia menyebutkan terdapat tujuh amalan-amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan seorang Muslim saat Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

“Ada beberapa ibadah atau amalan yang dianjurkan untuk meningkatkan ketaatnya, ketakwaannya, dan keimanannya saat Idul Fitri karena hari raya itu milik mereka yang ketaatannya bertambah bukan mereka yang mengenakan baju baru, bukan,” ujarnya.

Berikut amalan-amalan yang dianjurkan untuk dilakukan saat Hari Raya Idul Fitri:

1. Mandi sunnah Idul Fitri

Nurul menyarankan umat Islam untuk melakukan mandi sunnah Idul Fitri. Sebab, setiap Muslim, baik laki-laki maupun Perempuan, bahkan Perempuan yang tengah haid dan dalam keadaan nifas, disunnahkan untuk mandi sunnah Idul Fitri. Kesunnahan ini juga berlaku bagi yang tidak menghadiri shalat Idul Fitri, seperti orang sakit.

“Pertama itu, kita lakukan mandi sunnah Idul Fitria tau mandi besar,” katanya.

Ini lafal niat mandi sunnah Idul Fitri:

نَوَيْتُ غُسْلَ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى 

Nawaitu ghusla 'idil fithri sunnatan lillahi ta'ala 

Artinya, “Aku niat mandi Idul fitri, sunnah karena Allah ta'ala."

2. Berhias dan menggunakan wangi-wangian

Nurul menyampaikan bahwa sebagai seorang Muslim, amalan sunnah yang juga sangat dianjurkan untuk dilakukan pada saat hari lebaran Idul Fitri adalah berhias dan menggunakan wangi-wangian, baik sebelum hingga setelah selesai shalat Idul Fitri

3. Makan sebelum berangkat ke tempat shalat Ied

Ia mengajak umat Islam untuk melakukan amalan sunnah sebelum berangkat shalat Ied yaitu sarapan atau makan terlebih dahulu.

"Penting ini, sarapan dulu sebelum berangkat shalat Ied,” ujar Nurul.

4. Jalan berangkat menuju ke tempat shalat dan pulangnya berbeda

Nurul menganjurkan untuk memilih jalan berangkat menuju ke tempat shalat Idul Fitri dan jalan pulangnya untuk berbeda arah.

“Berangkat dan pulangnya shalat Idul Fitri jalannya kalau bisa berbeda, itu Sunnah yang dianjurkan Rasulullah saw,” ucapnya.

5. Datang lebih awal

Amalan sunnah selanjutnya, Ia menyarankan untuk datang lebih awal ke tempat shalat Idul Fitri, baik ke lapangan terbuka maupun ke masjid.

Nurul juga mengingatkan untuk membawa alat shalat yang lengkap seperti mukenah, sarung, sajadah, dan tikar bagi di lapangan.

“Ini penting, membawa alat dan alas shalat terutama yang pribadi terutama di lapangan harus bawa tikar dan sajadah,” katanya.

6. Perbanyak berdoa

Amalan sunnah berikutnya, Nurul menyampaikan bahwa ketika Hari Raya Idul Fitri dianjurkan untuk memperbanyak berdoa.

Ia menyarankan untuk membaca Taqabbalallhu minna wa minkum. Semoga Allah swt menerima amal ibadah kita semua. Selamat Idul Fitri 1445 H, mohon maaf lahir dan batin.

“Memperbanyak berdoa yaitu Taqabbalallhu minna wa minkum, itu yang sering kita gunakan,” ujar Nurul.

7. Bersilaturrahim

Nurul menyebutkan bahwa amalan sunnah yang dianjurkan dalam Hari Raya Idul Fitri adalah bersilaturahmi. Satu sama lain saling berkunjung dan saling menyampaikan ucapan selamat hari raya. Menurutnya, kegiatan ini menjadi budaya warga Indonesia ketika hari raya tiba.

“Saling halal bihalal, ini menjadi tradisi hanya di Indonesia,” ungkapnya.

8. Perbanyak sedekah

Nurul menekankan agar pada saat Hari Raya Idul Fitri, umat Islam dapat melakukan amalan sunnah dengan memperbanyak sedekah dengan semampunya.

“Kotak amal di isi, seberapa pun, karena amal sedekah yang kita berikan akan bernilai pahala kalau kita ikhlas,” ungkapnya.

Sumber: NU Online

Sunnah
Paket Lebaran
Idul Fitri
Amal Jariyah
Sunnah
Paket Lebaran
Idul Fitri
Amal Jariyah

Berita Lainnya