Yuk, Wakaf untuk Pesantren Hadis Pertama di Indonesia!

Category Pendidikan
KOTA TANGERANG SELATAN
DARSUN CARE

Terkumpul

Rp. 30.291.067,00

Dana Dibutuhkan

Rp. 1.000.000.000,00

Open Goal
439 Hari Lagi
Share

Detail

Update

Donatur

Pukul tiga dini hari di Senin yang dingin, sederet langkah kaki dan uapan kecil menjadi tanda awal putaran kehidupan di Pesantren Darus-Sunnah, Ciputat, Tangerang Selatan. Santri-santri yang masih belasan tahun itu harus memaksakan dirinya untuk sahur dan menunaikan Senin dengan puasa. Suapan demi suapan dihabiskan para santri dengan rasa kantuk yang belum tuntas.

Jama’ah Tahajjud, membaca puji-pujian sembari menunggu shalat Subuh, kemudian bersekolah dan beberapa kegiatan lain telah menunggu para santri kecil calon ulama ini, sampai gelap kembali di malam nanti.

Darus-Sunnah International Institute for Hadith Sciences adalah pesantren ilmu hadis pertama di Indonesia, yang didirikan oleh Alm. KH. Ali Mustafa Yaqub untuk mencetak kader-kader ulama di masa depan.

Sudah 22 tahun, di tengah kota metropolitan yang sibuk, Darus-Sunnah berjibaku mengembangkan sebuah sistem pembelajaran pesantren yang akademis berikut budaya belajar yang kolaboratif, intens dan berkarakter.

Mengaji, sekolah adalah rutinitas yang berusaha ditanamkan ke diri santri sejak awal. Darus-Sunnah adalah iklim dan ruang budaya yang diciptakan untuk melahirkan ulama-ulama masa depan yang progresif, nasionalis dan mengakrabi perubahan.

Hari ini, tercatat setidaknya 450-an santri tengah belajar di Darus-Sunnah. 200 di antaranya duduk di tingkat Ma’had Dawli (setara perguruan tinggi), dan sisanya duduk di tingkat Tsanawiyah dan Aliyah (Madrasah Darus-Sunnah). Seluruhnya tinggal di lingkungan asrama Pesantren Darus-Sunnah.

Setiap tahunnya, Darus-Sunnah membatasi jumlah peserta didik karena alasan infrastuktur yang sangat terbatas. Karena alasan itu pula, Madrasah Darus-Sunnah setingkat Tsanawiyah dan Aliyah sementara hanya menerima peserta didik laki-laki.

Untuk memperluas jangkauan khidmah Darus-Sunnah di dunia pendidikan dan menambah jumlah peserta didik, di penghujung tahun 2019, Darus-Sunnah mencoba membebaskan lahan seluas 500 M2 dengan total dana yang dibutuhkan sebesar Rp 2.500.000.000,- dengan estimasi harga 5.000.000/M2.

Untuk itu, Darus-Sunnah membuka kesempatan bagi saudara semua untuk turut terlibat dalam proses perluasan Pesantren dengan skema wakaf kolektif.

Setidaknya ada lima alasan utama mengapa saudara-saudara ikut wakaf untuk Pesantren Darus-Sunnah;

1.     Pesantren pertama di Indonesia yang fokus pada bidang kajian Hadis dan Ilmu Hadis.

2.     Berkomitmen tinggi dalam mengader ulama-ulama muda.

3.     Memiliki komitmen tinggi dalam upaya memperkokoh NKRI, khususnya dari aspek sosial kemasyarakatan.

4.     Menjaga dan menyelamatkan moralitas generasi bangsa Indonesia.

5.     Pengelolaan lembaga pendidikan yang professional, transparan dan akuntabel.

Mari sama-sama terlibat aktif untuk menciptakan generasi khadim-khadim Nabi di masa depan yang teguh merawat corak keberislaman yang sejuk, teduh, dan berorientasi kebangsaan!

Yuk, wakaf untuk Darus-Sunnah, Pesantren Hadis Pertama di Indonesia, dengan cara:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email

 

Penggalangan dana dimulai 5 December 2019 oleh:
DARSUN CARE
Akun Terverifikasi

Total
1 Campaign

Yuk! Daftar untuk Mulai Ber - Donasi Membantu Sesama!

Yuk, Wakaf untuk Pesantren Hadis Pertama di Indonesia!

Yuk, Wakaf untuk Pesantren Hadis Pertama di Indonesia!

Terkumpul Rp. 30.291.067,00
Dana Dibutuhkan Rp. 1.000.000.000,00
DARSUN CARE Akun Terverifikasi

Pukul tiga dini hari di Senin yang dingin, sederet langkah kaki dan uapan kecil menjadi tanda awal putaran kehidupan di Pesantren Darus-Sunnah, Ciputat, Tangerang Selatan. Santri-santri yang masih belasan tahun itu harus memaksakan dirinya untuk sahur dan menunaikan Senin dengan puasa. Suapan demi suapan dihabiskan para santri dengan rasa kantuk yang belum tuntas.

Jama’ah Tahajjud, membaca puji-pujian sembari menunggu shalat Subuh, kemudian bersekolah dan beberapa kegiatan lain telah menunggu para santri kecil calon ulama ini, sampai gelap kembali di malam nanti.

Darus-Sunnah International Institute for Hadith Sciences adalah pesantren ilmu hadis pertama di Indonesia, yang didirikan oleh Alm. KH. Ali Mustafa Yaqub untuk mencetak kader-kader ulama di masa depan.

Sudah 22 tahun, di tengah kota metropolitan yang sibuk, Darus-Sunnah berjibaku mengembangkan sebuah sistem pembelajaran pesantren yang akademis berikut budaya belajar yang kolaboratif, intens dan berkarakter.

Mengaji, sekolah adalah rutinitas yang berusaha ditanamkan ke diri santri sejak awal. Darus-Sunnah adalah iklim dan ruang budaya yang diciptakan untuk melahirkan ulama-ulama masa depan yang progresif, nasionalis dan mengakrabi perubahan.

Hari ini, tercatat setidaknya 450-an santri tengah belajar di Darus-Sunnah. 200 di antaranya duduk di tingkat Ma’had Dawli (setara perguruan tinggi), dan sisanya duduk di tingkat Tsanawiyah dan Aliyah (Madrasah Darus-Sunnah). Seluruhnya tinggal di lingkungan asrama Pesantren Darus-Sunnah.

Setiap tahunnya, Darus-Sunnah membatasi jumlah peserta didik karena alasan infrastuktur yang sangat terbatas. Karena alasan itu pula, Madrasah Darus-Sunnah setingkat Tsanawiyah dan Aliyah sementara hanya menerima peserta didik laki-laki.

Untuk memperluas jangkauan khidmah Darus-Sunnah di dunia pendidikan dan menambah jumlah peserta didik, di penghujung tahun 2019, Darus-Sunnah mencoba membebaskan lahan seluas 500 M2 dengan total dana yang dibutuhkan sebesar Rp 2.500.000.000,- dengan estimasi harga 5.000.000/M2.

Untuk itu, Darus-Sunnah membuka kesempatan bagi saudara semua untuk turut terlibat dalam proses perluasan Pesantren dengan skema wakaf kolektif.

Setidaknya ada lima alasan utama mengapa saudara-saudara ikut wakaf untuk Pesantren Darus-Sunnah;

1.     Pesantren pertama di Indonesia yang fokus pada bidang kajian Hadis dan Ilmu Hadis.

2.     Berkomitmen tinggi dalam mengader ulama-ulama muda.

3.     Memiliki komitmen tinggi dalam upaya memperkokoh NKRI, khususnya dari aspek sosial kemasyarakatan.

4.     Menjaga dan menyelamatkan moralitas generasi bangsa Indonesia.

5.     Pengelolaan lembaga pendidikan yang professional, transparan dan akuntabel.

Mari sama-sama terlibat aktif untuk menciptakan generasi khadim-khadim Nabi di masa depan yang teguh merawat corak keberislaman yang sejuk, teduh, dan berorientasi kebangsaan!

Yuk, wakaf untuk Darus-Sunnah, Pesantren Hadis Pertama di Indonesia, dengan cara:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email