Pesantren Al-Falah Banjarbaru Kalsel Terbakar, Mari Bantu!

Category Sosial & Keagamaan
NU Care-LAZISNU Kalsel

Terkumpul

Rp. 6.560.000,00

Dana Dibutuhkan

Rp. 200.000.000,00

Open Goal
79 Hari Lagi
Share

Detail

Update

Donatur

Pondok Pesantren Al-Falah berada di Jl. A. Yani Km 23, Kelurahan Landasan Ulin, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Para santri tentu begitu panik, saat pondoknya dilahap si jago merah, pada Kamis 15 Juli 2021. Tepatnya saat santri dan pengasuh tengah berjamaah sholat Subuh di masjid, tiba-tiba saja api dan kepulan asap menjalar ke berbagai sudut Pesantren.

Berdasarkan data yang dihimpun Tim NU Care-LAZISNU Kalsel, kebakaran yang terjadi telah menelan kerugian antara lain, satu gedung dengan lantai atas terdiri dari 12 ruang kelas dan lantai bawah 5 asrama, kemudian Wartel santri, toko kitab, ruang sekretariat Osis, juga gedung dengan 3 ruang asrama.

Belum lagi untuk inventaris Ponpes lainnya seperti: meja-kursi santri 562 set, meja-kursi ustadz 12 set, lemari kelas 12 buah, papan tulis 12 buah, perlengkapan Wartel santri berjumlah 4 set, dan seluruh kitab yang tersedia di toko. Dan, tentunya perlengkapan santri sebanyak 277 santri, seperti lemari, pakaian, kitab, perlengkapan mandi santri, pun ikut terbakar.

Sangat disayangkan hal ini terjadi, namun musibah tidak pernah ada yang tahu. Dan alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

Menurut kesaksian dari salah satu pengelola Yayasan Pesantren Al-Falah, H Fauzan, musibah kebakaran itu diakibatkan oleh arus listrik pendek yang berada di Aula I. Bermula dari kebakaran di Ruang Aula I, kemudian bergeser ke bangunan kayu yang berada di lantai atas (ruang kelas) dan terus merembet ke asrama santri dan bangunan lainnya.

“Bangunan asrama semi permanen ini terakhir dibangun pada 1985. Bangunan yang terbakar sebanyak 12 ruang dengan asrama yang berjumlah 16. Di mana kapasitas masing-masing asrama bisa menampung 40 siswa (santri), jadi kalau ditotal ada sekitar 640 santri yang mendiami tempat tersebut. Kejadian ini sangat mengagetkan kami di tengah ibadah sholat Subuh. Jadi, kondisi aset banyak yang tidak terselamatkan. Bahkan sebagian besar santri tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya. Bagi siapapun yang mau berdonasi untuk musibah kebakaran ini, kami dari pihak yayasan sangat berterima kasih,” jelas H Fauzan, Pengelola Yayasan Ponpes Al Falah Banjarbaru, kepada Tim NU Care-LAZISNU Kalsel.

NU Care-LAZISNU Kalsel pun berinisiasi dengan segera melakukan penggalangan dana via media sosial. Untuk list kebutuhan mendesak, tetunya pangan dan sandang untuk para santri yang mendiami asrama Ponpes Al-Falah.

“Kami turut berdukacita atas musibah kebakaran di Ponpes Al-Falah, yang mana ini adalah pesantren terbesar di Kalimantan Selatan dan pusat keilmuan bagi para agamawan setempat. Maka dari itu kami mengajak masyarakat Indonesia pada umumnya, dan masyarakat Kalimantan Selatan khususnya agar bisa membantu para ustadz, ustadzah, santriwan dan santriwati yang mengalami musibah tersebut. Mari sama-sama kita saling peduli dan berbagi untuk meringankan beban keluarga besar Yayasan Ponpes Al-Falah Banjarbaru,” tutur Muhammad Shaufi, Ketua NU Care-LAZISNU Kalsel.

Mari saudara-saudara semua, kita satukan kekuatan untuk saling tolong-menolong, khususnya dalam hal ini untuk membantu para santri yang tengah belajar di Pondok Pesantren Al-Falah. Semoga ikhtiar, doa, dan kepedulian kita semua dapat membantu Pesantren Al-Falah Banjarbaru bangkit kembali. Amiin… 

Kepedulian saudara semua dapat disalurkan melalui halaman galang ini, dengan cara:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email
Penggalangan dana dimulai 20 July 2021 oleh:
NU Care-LAZISNU Kalsel
Akun Terverifikasi

Total
1 Campaign
Tambahkan Program ini di halaman web Anda
Script berhasil dicopy

Yuk! Daftar untuk Mulai Ber - Donasi Membantu Sesama!

Pesantren Al-Falah Banjarbaru Kalsel Terbakar, Mari Bantu!

Pesantren Al-Falah Banjarbaru Kalsel Terbakar, Mari Bantu!

Terkumpul Rp. 6.560.000,00
Dana Dibutuhkan Rp. 200.000.000,00
NU Care-LAZISNU Kalsel Akun Terverifikasi

Pondok Pesantren Al-Falah berada di Jl. A. Yani Km 23, Kelurahan Landasan Ulin, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Para santri tentu begitu panik, saat pondoknya dilahap si jago merah, pada Kamis 15 Juli 2021. Tepatnya saat santri dan pengasuh tengah berjamaah sholat Subuh di masjid, tiba-tiba saja api dan kepulan asap menjalar ke berbagai sudut Pesantren.

Berdasarkan data yang dihimpun Tim NU Care-LAZISNU Kalsel, kebakaran yang terjadi telah menelan kerugian antara lain, satu gedung dengan lantai atas terdiri dari 12 ruang kelas dan lantai bawah 5 asrama, kemudian Wartel santri, toko kitab, ruang sekretariat Osis, juga gedung dengan 3 ruang asrama.

Belum lagi untuk inventaris Ponpes lainnya seperti: meja-kursi santri 562 set, meja-kursi ustadz 12 set, lemari kelas 12 buah, papan tulis 12 buah, perlengkapan Wartel santri berjumlah 4 set, dan seluruh kitab yang tersedia di toko. Dan, tentunya perlengkapan santri sebanyak 277 santri, seperti lemari, pakaian, kitab, perlengkapan mandi santri, pun ikut terbakar.

Sangat disayangkan hal ini terjadi, namun musibah tidak pernah ada yang tahu. Dan alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

Menurut kesaksian dari salah satu pengelola Yayasan Pesantren Al-Falah, H Fauzan, musibah kebakaran itu diakibatkan oleh arus listrik pendek yang berada di Aula I. Bermula dari kebakaran di Ruang Aula I, kemudian bergeser ke bangunan kayu yang berada di lantai atas (ruang kelas) dan terus merembet ke asrama santri dan bangunan lainnya.

“Bangunan asrama semi permanen ini terakhir dibangun pada 1985. Bangunan yang terbakar sebanyak 12 ruang dengan asrama yang berjumlah 16. Di mana kapasitas masing-masing asrama bisa menampung 40 siswa (santri), jadi kalau ditotal ada sekitar 640 santri yang mendiami tempat tersebut. Kejadian ini sangat mengagetkan kami di tengah ibadah sholat Subuh. Jadi, kondisi aset banyak yang tidak terselamatkan. Bahkan sebagian besar santri tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya. Bagi siapapun yang mau berdonasi untuk musibah kebakaran ini, kami dari pihak yayasan sangat berterima kasih,” jelas H Fauzan, Pengelola Yayasan Ponpes Al Falah Banjarbaru, kepada Tim NU Care-LAZISNU Kalsel.

NU Care-LAZISNU Kalsel pun berinisiasi dengan segera melakukan penggalangan dana via media sosial. Untuk list kebutuhan mendesak, tetunya pangan dan sandang untuk para santri yang mendiami asrama Ponpes Al-Falah.

“Kami turut berdukacita atas musibah kebakaran di Ponpes Al-Falah, yang mana ini adalah pesantren terbesar di Kalimantan Selatan dan pusat keilmuan bagi para agamawan setempat. Maka dari itu kami mengajak masyarakat Indonesia pada umumnya, dan masyarakat Kalimantan Selatan khususnya agar bisa membantu para ustadz, ustadzah, santriwan dan santriwati yang mengalami musibah tersebut. Mari sama-sama kita saling peduli dan berbagi untuk meringankan beban keluarga besar Yayasan Ponpes Al-Falah Banjarbaru,” tutur Muhammad Shaufi, Ketua NU Care-LAZISNU Kalsel.

Mari saudara-saudara semua, kita satukan kekuatan untuk saling tolong-menolong, khususnya dalam hal ini untuk membantu para santri yang tengah belajar di Pondok Pesantren Al-Falah. Semoga ikhtiar, doa, dan kepedulian kita semua dapat membantu Pesantren Al-Falah Banjarbaru bangkit kembali. Amiin… 

Kepedulian saudara semua dapat disalurkan melalui halaman galang ini, dengan cara:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email