Pemulihan Gempa Cianjur

Category Dakwah & Kemanusiaan
KABUPATEN CIANJUR
NU CARE-LAZISNU

Terkumpul

101.266.581

Dana Dibutuhkan

200.000.000

Open Goal
0 Hari Lagi
Share

Detail

Update

Donatur

Senin (21/11/2022), musibah gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 SR mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dan sekitarnya. NU Care-LAZISNU bersama seluruh banom dan lembaga Nahdlatul Ulama dalam grand program NU Peduli Gempa Cianjur, membantu warga terdampak dari mulai rescue hingga proses recovery.

Selama masa bencana, Tim NU Peduli membersamai warga terdampak dengan memberikan berbagai bantuan dengan mendirikan Posko di Kantor PCNU Cianjur, dapur umum, pos layanan kesehatan, dan menyediakan bantuan lainnya seperti makanan siap santap, sembako, air minum dan air bersih, obat-obatan, selimut, tikar atau alas tidur lain, terpal atau tenda pengungsian, kebutuhan bayi dan lansia, pembalut wanita, serta genset dan bahan bakar untuk penerangan.

Bantuan Hunian Sementara untuk warga terdampak gempa Cianjur

Bantuan Sarana Sanitasi dan MCK Darurat untuk warga terdampak gempa Cianjur 

Hingga Februari 2023, yakni dalam proses recovery (pemulihan), Tim NU Peduli Gempa Cianjur telah meresmikan hunian sementara (Huntara), MCK, sumur bor, masjid hingga madrasah darurat bagi para warga terdampak. Selain itu, Tim NU Peduli juga terus melakukan pendampingan dan psikososial untuk warga.

Bantuan Masjid Darurat untuk warga terdampak gempa Cianjur 

Bantuan Madrasah Darurat untuk warga terdampak gempa Cianjur 

Dalam proses pemulihan ini, banyak warga yang kehilangan harta benda hingga pekerjaannya, untuk itu NU Care-LAZISNU mengajak #SahabatPeduli untuk membantu warga terdampak dengan memberikan bantuan pemulihan ekonomi berupa:

  1. Alat Usaha
  2. Modal Usaha
  3. Pendampingan & Pengembangan Usaha

Mari bersama, bantu pemulihan ekonomi saudara-saudara kita di Cianjur, dengan ikut berdonasi melalui NU Care-LAZISNU. Caranya:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran
  4. Isi data diri
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya

Penulis: Putri Azmi Millatie
Editor: Wahyu Noerhadi

Penggalangan dana dimulai 22 November 2022 oleh:
NU CARE-LAZISNU
Akun Terverifikasi

Total
95 Campaign
Tambahkan Program ini di halaman web Anda
Script berhasil dicopy

Yuk! Daftar untuk Mulai Ber - Donasi Membantu Sesama!

Pemulihan Gempa Cianjur

Pemulihan Gempa Cianjur

Kebutuhan Dana 200.000.000

Dana Terkumpul 101.266.581

Donatur

0 Hari lagi

NU CARE-LAZISNU

Akun Terverifikasi

Deskripsi

Senin (21/11/2022), musibah gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 SR mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dan sekitarnya. NU Care-LAZISNU bersama seluruh banom dan lembaga Nahdlatul Ulama dalam grand program NU Peduli Gempa Cianjur, membantu warga terdampak dari mulai rescue hingga proses recovery.

Selama masa bencana, Tim NU Peduli membersamai warga terdampak dengan memberikan berbagai bantuan dengan mendirikan Posko di Kantor PCNU Cianjur, dapur umum, pos layanan kesehatan, dan menyediakan bantuan lainnya seperti makanan siap santap, sembako, air minum dan air bersih, obat-obatan, selimut, tikar atau alas tidur lain, terpal atau tenda pengungsian, kebutuhan bayi dan lansia, pembalut wanita, serta genset dan bahan bakar untuk penerangan.

Bantuan Hunian Sementara untuk warga terdampak gempa Cianjur

Bantuan Sarana Sanitasi dan MCK Darurat untuk warga terdampak gempa Cianjur 

Hingga Februari 2023, yakni dalam proses recovery (pemulihan), Tim NU Peduli Gempa Cianjur telah meresmikan hunian sementara (Huntara), MCK, sumur bor, masjid hingga madrasah darurat bagi para warga terdampak. Selain itu, Tim NU Peduli juga terus melakukan pendampingan dan psikososial untuk warga.

Bantuan Masjid Darurat untuk warga terdampak gempa Cianjur 

Bantuan Madrasah Darurat untuk warga terdampak gempa Cianjur 

Dalam proses pemulihan ini, banyak warga yang kehilangan harta benda hingga pekerjaannya, untuk itu NU Care-LAZISNU mengajak #SahabatPeduli untuk membantu warga terdampak dengan memberikan bantuan pemulihan ekonomi berupa:

  1. Alat Usaha
  2. Modal Usaha
  3. Pendampingan & Pengembangan Usaha

Mari bersama, bantu pemulihan ekonomi saudara-saudara kita di Cianjur, dengan ikut berdonasi melalui NU Care-LAZISNU. Caranya:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran
  4. Isi data diri
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya

Penulis: Putri Azmi Millatie
Editor: Wahyu Noerhadi

Kabar Terbaru

LAZISNU Jabar Targetkan Bangun 1.000 Huntara bagi Pengungsi Gempa Bumi Cianjur

30/11/2022

Image


Cianjur, NU Care

LAZISNU Pengurus wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat terus memberikan pelayanan terbaik terhadap para warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Cianjur yang saat ini berada di tenda-tenda pengungsian.

Salah satu bentuk pelayanan tersebut adalah dengan membangun Hunian Sementara (Huntara) bagi pengungsi. Saat ini, LAZISNU PWNU Jabar sudah membangun dua Huntara untuk warga pengungsi, masing-masing di Kampung Kawunggading RT 001 RW 006 Desa Cibulakan Kecamatan Cugenang dan Kampung Salakawung RT 005 RW 002 Desa Rancagoong Kecamatan Cianjur.

Ketua LAZISNU PWNU Jabar, Qomarudin menjelaskan bahwa bantuan untuk warga dalam bentuk makanan dan minuman sangat cukup dan bahkan menumpuk, tinggal bagaimana pendistribusiannya kepada pengungsi yang masih terisolir dan masih belum tersentuh bantuan.

Sementara itu, lanjutnya, kondisi pengungsi yang berada di tenda-tenda sangat memprihatinkan, terlebih hujan hampir setiap hari turun. Karena itu menurutnya dibutuhkan hunian sementara yang lebih layak.

“Melihat kondisi tersebut, maka kami dari LAZISNU PWNU Jabar mulai mentasarufkan donasi dari berbagai (donatur) melalui rekening LAZISNU dalam bentuk pembangunan Huntara. Material yang digunakan adalah dari baja ringan dikombinasikan dengan berbagai material lainnya, sehingga hunian ini aman dari ancaman gempa susulan dan sekaligus layak untuk ditempati, apalagi juga dilengkapi dengan sarana MCK yang memadai dan pasokan air yang mencukupi,” ungkap Qomarudin seperti diberitakan NU Online Jabar, Selasa (29/11/2022).

Ia menuturkan, pihaknya menargetkan pembangunan Huntara sebanyak 1.000 unit dan mulai membuka lelang donasi kepada semua pihak untuk bersama-sama membantu warga terdampak gempa bumi di Cianjur.

“Huntara itu berukukan 5x10 meter dan mampu menampung hingga 50 orang pengungsi. Sementara biaya untuk pembangunan satu unit Huntara sebesar 25 juta rupiah. Kami mengajak kepada para aghniya (hartawan), pengurus NU di semua tingkatan, warga NU dan berbagai pihak lainnya untuk bersama-sama berdonasi dalam pembangunan Huntara,” ajak Qomarudin.

Ketua PWNU Jawa Barat KH Juhadi Muhammad mendukung penuh program yang dilakukan oleh LAZISNU dengan membangun Huntara bagi para pengungsi di Cianjur.

“Memang yang sangat dibutuhkan oleh para pengungsi adalah hunian sementara yang layak, aman, nyaman dan sehat, bukan berada di tenda-tenda yang rentan terutama untuk anak-anak dan perempuan. Oleh karena itu, program LAZISNU dengan membangun Huntara harus kita dukung dan kita sukseskan,” ujar Kiai Juhadi.

“Saya yakin, target pembangunan seribu unit Huntara akan mampu diwujudkan jika kita semua bergandengan tangan, bergotong-royong, dan bersama-sama berdonasi melalui LAZISNU PWNU Jawa Barat,” ungkapnya.

Kiai Juhadi pun mengajak semua pihak untuk ikut lelang donasi sesuai dengan kemampuan masing-masing untuk pembangunan Huntara tersebut.

“Dan bagi yang memiliki rezeki berlebih, bisa secara mandiri melelang satu unit Huntara atau lebih. Saya turut mendoakan semoga para donatur diberikan kesehatan, ditambahkan rezekinya, dan diberikan keberkahan dalam hidupnya,” pungkasnya.

Pewarta: Iing Rohimin
Editor: Muhammad Rizqy Fauzi/Wahyu Noerhadi

NU Peduli Salurkan 10 Ton Beras untuk Warga Cianjur

28/11/2022

Image


Cianjur, NU Care

Hampir sepekan sejak kejadian gempa bumi bermagnitudo 5,6 skala richter yang melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, NU Peduli terus bergerak menyalurkan bantuan.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) NU Peduli Cianjur, Jamiludin mengatakan dalam klaster logistik, sebanyak 10 ton beras telah disalurkan kepada warga terdampak. Para penerima mayoritas tinggal di pengungsian-pengungsian.

Selain itu, terdapat juga 1.000 dus mi instan, 400 terpal, 100 tenda, 400 paket obat-obatan, 25 karung pakaian, 200 dus makanan, dan 400 buah selimut.

“Juga membangun dapur umum di dua titik yaitu di (Desa) Nagrak yang setiap seharinya memproduksi 1.000 boks (nasi) ke lokasi pengungsian, dan Desa Ciwalen sebanyak 500 boks,” kata Jamiludin.

NU Peduli juga telah membentuk klaster kesehatan, mengingat banyak warga pengungsi terdampak penyakit. Klaster kesehatan ini telah melibatan lima dokter baik dokter umum maupun spesialis, serta 27 paramedis.

“Pelayanan kesehatan telah melayani 312 pengungsi,” ungkap Jamiludin.

Berdasarkan laporan klaster kesehatan, kata dia, mayoritas pengungsi mengalami keluhan penyakit batuk dan infeksi saluran pernapasan (ISPA). Selain itu, banyak warga terkena reruntuhan bangunan saat peristiwa gempa, sehingga mereka terkilir.

Tidak hanya kesehatan fisik atau badan, NU Peduli juga mendukung kesehatan psikis dengan memulihkan mental warga. Saat kunjungan kiai atau pengurus NU ke pengungsian, warga juga diajak Tahlil dan mengumandangkan shalawat. Hal itu untuk memperkuat warga dari segi batin.

Untuk mendukung kesehatan mental anak-anak, terdapat sekitar 10 tim untuk pemulihan agar memperkuat pendidikan mereka. Relawan terbagi ke tujuh posko berbasis kecamatan.

Disebutkan, NU Peduli didukung dengan ketersediaan armada mobil termasuk ambulans yang berasal dari PCNU Cianjur, PWNU Jawa Barat, serta sejumlah PCNU dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.

“Ada ambulans dari LKNU Tangsel, Kebumen, Bekasi, Temanggung, Pekalongan, Cilacap,” papar Jamiludin.

Penanganan dampak gempa bumi oleh NU Peduli telah melibatkan 270 relawan berasal dari berbagai kabupaten dan unsur Banom serta lembaga NU.

Ketua PCNU Cianjur, Kiai Deden Usman berharap serta mengajak para relawan dan Nahdliyin untuk terus bergerak dalam masa tanggap darurat. Selain kebutuhan logistik dan kebutuhan dasar lainnya, NU Peduli diharapkan mampu menyelesaikan persoalan pascabencana semaksimal mungkin. Hal itu sebagai wujud bahwa NU hadir di tengah masyarakat. Kiai Deden juga menyampaikan terima kasih kepada relawan yang datang dari berbagi daerah.

Pewarta: Kendi Setiawan

LAZISNU PBNU Salurkan Bantuan Logistik dan Dirikan Dapur Umum

26/11/2022

Image


Cianjur, NU Care

LAZISNU PBNU kembali meninjau lokasi, menyapa, dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Jumat (25/11/2022).

Bantuan logistik beserta rombongan LAZISNU PBNU tiba di kantor PCNU Cianjur yang menjadi Posko Induk NU Peduli Bencana pada pukul 01.25 WIB, dan diterima jajaran pengurus PCNU Cianjur. Turut hadir pula di Posko Induk NU Peduli Bencana, sejumlah pengurus dan relawan LAZISNU PCNU, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU, Banser Tanggap Bencana (Bagana) dari beberapa daerah, antara lain Cilacap, Demak, Temanggung, Magelang, DI Yogyakarta, dan PWNU DKI Jakarta.

Ketua LAZISNU PBNU Habib Ali Hasan Al Bahar menyapa salah seorang warga terdampak gempa di Cianjur. (Foto: TVNU/Rizki)

Ketua LAZISNU PBNU Habib Ali Hasan yang memimpin rombongan dari Jakarta mengungkapkan bahwa kunjungannya itu dalam rangka penyaluran bantuan tahap kedua, setelah pada Selasa (22/11/2022) rombongan LAZISNU PBNU dalam Tim NU Peduli menyalurkan bantuan makanan untuk warga.

Adapun bantuan tahap kedua LAZISNU PBNU dibawa dengan enam armada mobil. Armada tersebut memuat kebutuhan mendesak untuk warga seperti terpal, selimut, karpet, sembako, makanan balita, peralatan mandi, peralatan masak, alat P3K, dan bantuan lainnya.

“Tahap kedua ini kami LAZISNU PBNU bersama-sama dengan PCNU Cianjur dan LAZISNU Cianjur mengunjungi beberapa titik yang tertimpa musibah gempa, dan menyalurkan bantuan logistik seperti sembako, obat-obatan, popok bayi, popok lansia, pembalut, genset, alat penerangan, tikar, dan bantuan kebutuhan pokok lainnya yang masih sangat diperlukan oleh saudara-saudara kita di Cianjur,” papar Habib Ali Hasan di sela penyaluran bantuan.

Selain bantuan logistik, LAZISNU PBNU pun mendirikan dapur umum yang dipusatkan di Pondok Pesantren Modern Al-Musyarrofah Jl Raya Sukabumi Kampung Pasantren, Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur.

Ketua Posko Induk NU Peduli Bencana Cianjur, Jamiludin menyampaikan ucapan terima kasih kepada LAZISNU PBNU dan para donatur yang telah peduli untuk membantu warga terdampak gempa.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari LAZISNU PBNU, dan alhamdulillah dengan adanya bantuan ini masyarakat yang terdampak sangat terbantu. Terima kasih juga kepada para donatur yang sudah respect dan sangat peduli sekali untuk membantu korban-korban bencana gempa ini. Insya Allah kepercayaan dari para donatur kita akan pegang dengan baik, dan apa yang telah diberikan oleh donatur sudah kita salurkan semaksimal mungkin kepada masyarakat terdampak dengan tepat sasaran,” ungkap Jamiludin.

Ia pun menjelaskan bahwa bantuan untuk warga didistribusikan di berbagai titik kecamatan di Kabupaten Cianjur. Saat ini, kata Jamiludin, sudah ada 6 (enam) titik Posko yang didirikan.

“Saat ini pos koordinasi sudah ada 6 titik di 6 kecamatan, di antaranya di Kecamatan Cugenang, Warungkondang, Gekbrong, Cilaku, Pacet, dan Kecamatan Cipanas. Insya allah ke depan kita akan tambah lagi Posko dan penganangan daripada pengungsi,” katanya.

Di Posko tersebut, lanjutnya, dibangun juga dapur umum, pelayanan kesehatan, dan healing center.

“Kita pun mengadakan dapur umum, layanan kesehatan, dan trauma healing. Karena dari (aksi) NU Peduli sendiri terbagi atas beberapa klaster, di antaranya klaster kesehatan yang bekerja sama dengan LK (Lembaga Kesehatan) NU, dengan kegiatan yang menyasar titik-titik yang belum tersentuh oleh tim medis. Lalu, ada juga aksi trauma healing atau healing center dengan tujuan kegiatan agar masyarakat dapat melanjutkan hidup tanpa adanya bayangan kejadian traumatis,” jelas Wakil Ketua PCNU Cianjur itu.

Untuk diketahui, kegiatan NU Peduli Bencana Cianjur mulai hari pertama langsung mendirikan Posko di setiap titik dan membentuk Satgas bersama LPBI NU, LAZISNU, LKNU serta lembaga dan Banom NU lain. Aktivitas di Posko NU Peduli sampai hari ini masih terus mendistribusikan bantuan dengan teknis pengambilan bantuan oleh RT dan RW setempat dan ada pula yang didistribusikan langsung oleh Tim NU Peduli ke lokasi masyarakat terdampak gempa.

Alhamdulillah, bantuan yang kita salurkan tepat sasaran karena untuk teknis pendistribusiannya itu kami atur secara tertib dan teliti,” pungkas Jamiludin.

Pewarta: Noor Muhammad Rizki
Editor: Wahyu Noerhadi

Tahap Kedua, LAZISNU PBNU Bawa Kebutuhan Mendesak untuk Warga Cianjur

25/11/2022

Image


Jakarta, NU Care

Ketua LAZISNU PBNU Habib Ali Hasan Al Bahar Kamis (24/11/2022) malam ini dari Jakarta bertolak ke Cianjur, Jawa Barat dengan membawa bantuan kebutuhan mendesak untuk warga terdampak gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Cianjur dan sekitarnya pada Senin 21 November 2022.

Alhamdulillah, sebentar lagi kami berangkat. Malam ini kami akan kembali bertolak ke Cianjur untuk menyalurkan bantuan kebutuhan mendesak bagi warga terdampak gempa,” ungkap Habib Ali Hasan sebelum pemberangkatannya dari kantor NU Care-LAZISNU Jakarta Pusat.

Habib Ali Hasan mengungkapkan bahwa kunjungannya malam itu dalam rangka penyaluran bantuan tahap kedua, setelah pada Selasa (22/11/2022) rombongan LAZISNU PBNU dalam Tim NU Peduli menyalurkan bantuan makanan untuk warga.

“Malam ini tahapan kedua, setelah tahap pertama menyalurkan makanan siap santap setiap hari untuk warga,” ucapnya.

Adapun bantuan tahap kedua LAZISNU PBNU dibawa dengan enam armada mobil, yang memuat kebutuhan mendesak untuk warga seperti terpal, selimut, karpet, sembako, makanan balita, peralatan mandi, peralatan masak, alat P3K, dan bantuan lainnya dengan total bantuan senilai Rp225 juta.

“Sekarang tahap kedua ini kami LAZISNU PBNU membawa bantuan logistik, antara lain sembako, obat-obatan, popok bayi, popok lansia, pembalut, genset, alat penerangan, tikar, dan lainnya dengan total bantuan senilai 225 juta rupiah,” papar Habib Ali Hasan.

Dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran pengurus di PBNU dan para donatur yang telah memberi dukungan dan kepercayaan kepada LAZISNU untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak musibah gempa di Cianjur.

“Terima kasih kepada jajaran di PBNU, Rais Aam, Ketum, yang telah memberikan dukungan kepada LAZISNU PBNU. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan amanah kepada kami untuk menyalurkan bantuan kepada warga Cianjur,” tutur mubalig yang juga akademisi dari UIN Syarif Hidayatullah itu.

LAZISNU PBNU, lanjutnya, sudah mengerahkan LAZISNU dari tingkat wilayah dan cabang agar turun ke lokasi bencana dan mendirikan Posko, dapur umum, pos kesehatan untuk membantu dan melayani warga di Cianjur.

“Kami juga mohon doa dari semuanya untuk yang bertugas. Juga doa untuk saudara-saudara yang jadi korban musibah gempa Cianjur. Semoga yang meninggal dunia, syahid. Keluarga yang ditinggalkan serta saudara-saudara semuanya di Cianjur diberi ketabahan,” pungkasnya.

Turut serta dalam rombongan pemberangkatan ke Cianjur, Sekretaris LAZISNU PBNU Moesafa, Manajer Organisasi dan Kelembagaan NU Care-LAZISNU PBNU Ending Syarifuddin, Manajer Pendistribusian NU Care-LAZISNU PBNU Dewi Rochmawati, serta jajaran pengurus dan manajemen lainnya dari NU Care-LAZISNU PBNU.

Pewarta: Wahyu Noerhadi

Semua Lembaga dan Banom Dikerahkan PCNU Cianjur Tangani Dampak Gempa Bumi

23/11/2022

Image


Cianjur, NU Care

Semua lembaga dan badan otonom di bawah Pengurus Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dikerahkan untuk membantu warga terdampak gempa bumi. 

Ketua PCNU Kabupaten Cianjur Ajengan Deden Usman Ridwan mengatakan tak lama setelah gempa berkekuatan 5,6 skala richter itu muncul, dirinya langsung melihat beberapa titik yang terkena gempa. Ia berkeliling, memantau sejumlah lokasi terdampak gempa sejauh kurang lebih 15 kilometer. 

Selain itu, ia mengeluarkan pernyataan melalui video dengan mendesak pemerintah agar menetapkan musibah gempa di Cianjur ini menjadi status tanggap darurat bencana nasional.

Sejurus kemudian, pernyataan Ajengan Deden itu ditanggapi serius oleh pemerintah. Lalu ia membentuk kepanitiaan kecil dan membangun posko dengan menunjuk Sekretaris PCNU Kabupaten Cianjur Aang M Subhan ZE sebagai kepala Posko Induk NU Peduli Bencana.

"Jadi, kami berharap NU di Cianjur dengan adanya bencana, benar-benar hadir di tengah-tengah masyarakat yang sedang terkena musibah. Karena kehadiran NU di akar rumput dinanti oleh masyarakat manfaatnya," ucap Ajengan Deden di halaman Kantor PCNU Kabupaten Cianjur, Selasa (22/11/2022) diberitakan NU Online.

Ia menegaskan, semua lembaga diterjunkan tanpa terkecuali. Mulai dari lembaga yang berkaitan dengan kebencanaan seperti Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) serta Lembaga Kesehatan (LK) NU, hingga Lembaga Dakwah (LD) NU dan Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU.

"Saya mengerahkan seluruh lembaga dengan sesuai tupoksinya. Bahkan, LD dan LBMNU pun diturunkan. Seperti tadi malam pemulasaraan jenazah oleh teman-teman LD dan LBMNU," ucapnya. 

Selain itu, beberapa kader IPNU-IPPNU dan Banser juga terlihat mondar-mandir menyiapkan bantuan untuk diserahkan kepada warga terdampak gempa. Mereka turut serta turun ke lokasi gempa untuk menjadi relawan kebencanaan. 

Di lokasi yang sama, Sekretaris LPBI PBNU Halik Rumkel mengaku telah berkoordinasi dengan para pengurus LPBI PWNU Jawa Barat, terurama di Cianjur. Ia juga telah menjalin koordinasi dengan LAZISNU, baik di level PCNU Cianjur maupun PWNU Jabar. 

"Kami berkoordinasi kira-kira apa yang bisa segera dikerjakan. Kita bersama-sama mudah-mudahan bisa membantu masyarakat yang terkena dampak di Cianjur," tutur Halik Rumkel.

Usai pertemuan itu, jajaran PCNU Kabupaten Cianjur bersama LAZISNU dan LPBI PBNU bersama-sama meninjau lokasi terdampak gempa.  Rombongan ini mengarahkan tujuan ke Kecamatan Cugenang, salah satu daerah yang terdampak gempa di Cianjur. Kemudian pada setiap titik yang dianggap cukup parah, rombongan berhenti untuk memberikan popok bayi, air mineral, dan nasi kotak.   

Tenda-tenda darurat dipasang di pinggir-pinggir jalan, di ruang terbuka. Di antara yang dihampiri oleh rombongan NU Peduli Bencana ini adalah di Desa Padaluyu, Cirumput, Talaga, dan Cibulakan. 

Di sepanjang jalan di Kecamatan Cugenang yang berliku ini, berkali-kali terdengar suara sirine ambulans yang hilir-mudik membawa korban gempa.  

Editor: Kendi Setiawan

NU Peduli Salurkan Bantuan Makanan Siap Santap untuk Warga

22/11/2022

Image


Cianjur, NU Care

Tim NU Peduli Bencana menyalurkan bantuan makanan siap santap untuk warga terdampak gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022). Bantuan tersebut sebelumnya ditempatkan di posko yang dipusatkan di Kantor PCNU Kabupaten Cianjur. Kemudian bantuan makanan itu diserahkan kepada LAZISNU dan LPBI PBNU untuk disalurkan.

Kepala Posko NU Peduli Kabupaten Cianjur Aang M Subhan ZE mengatakan, pihaknya telah mendirikan Posko pada Senin (21/11/2022). Para relawan mulai turun ke lapangan sejak semalam.

"Alhamdulillah, kami menerima bantuan berupa makanan, baru 500 pcs hari ini. Besok juga (akan menyalurkan) 500 nasi kotak dan logistik yang lainnya," ungkap Aang, sapaan akrabnya.

Penyaluran bantuan makanan itu akan dilakukan secara bersama-sama antara PCNU Kabupaten Cianjur beserta para relawan dengan LAZISNU serta Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PBNU.

Sekretaris LAZISNU PBNU Moesafa mengatakan, Posko NU Peduli Bencana dipusatkan di PCNU Kabupaten Cianjur.

"Kita turun ke lapangan untuk memberikan sedikit bantuan kepada masyarakat atau warga terdampak bencana gempa bumi di Cianjur dan sekitarnya," kata Moesafa.

Pihaknya menambahkan Tim NU Peduli melakukan penggalangan bantuan dan asesmen untuk mengetahui apa saja yang diperlukan dalam masa-masa tanggap darurat ini.

Setelah itu, para relawan Tim NU Peduli akan merancang rencana selanjutnya, baik dalam masa-masa tanggap darurat seperti sekarang ini maupun pada proses pemulihannya. Sebab, gempa bumi ini tidak hanya memakan korban jiwa tetapi juga menghancurkan banyak bangunan atau infrastruktur.

Sebagai informasi, rombongan Tim NU Peduli dari LAZISNU dan LPBI PBNU tiba di Kantor PCNU Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Selasa (22/11/2022) pukul 12.30 WIB. Kedatangan mereka diterima oleh Ketua PCNU Kabupaten Cianjur Ajengan Deden Usman Ridwan, Kepala Posko Induk Tim NU Peduli sekaligus Sekretaris PCNU Kabupaten Cianjur Aang M Subhan ZE, dan Ketua LAZISNU Cianjur Abdullah Syakir.

Editor: Kendi Setiawan

Donatur