Gotong Royong Bangun kembali Masjid Baitus Sholihin

Category Sosial & Keagamaan
KABUPATEN SAMPANG
NU Care-LAZISNU Sampang

Terkumpul

2.340.000

Dana Dibutuhkan

200.000.000

Open Goal
80 Hari Lagi
Share

Detail

Update

Donatur

Masjid Baitus Sholihin yang terletak di Dusun Taman, Desa Banjar Talelah, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang Jawa Timur ini adalah masjid tertua bagi warga setempat. Menurut penuturan seorang warga, usia masjid itu sudah ratusan tahun.

Ya, bangunan masjid kini sudah tidak kokoh lagi; pilar penyangganya sudah tidak mampu lagi menopang bagian atas masjid. Akibatnya, beberapa minggu yang lalu beberapa plafon masjid berjatuhan. Akhirnya atap ditutup seadanya dengan kain.

Dari pengakuan Haji Sohib (61) sebagai tokoh masyarakat setempat, sudah sejak lama masjid itu hendak dibongkar dan direnovasi, akan tetapi karena kendala biaya sehingga masyarakat mengurungkan niatnya untuk membongkar masjid.

“Namun saat ini keadaannya sangat mendesak. Selain posisi masjid sudah terlihat miring, plafonnya pun juga banyak yang berjatuhan. Sehingga tanpa berpikir panjang, masyarakat langsung gotong royong membongkar masjid sepuh itu. Kami berharap akan ada dermawan yang peduli kepada masjid yang menjadi satu-satunya tempat ibadah kami di dusun ini,” harap Haji Sohib.

Senada, Kiai Hajar (56) selaku ketua takmir mengungkapkan bahwa masjid ini terpaksa dirobohkan dan akan dibangun kembali karena kondisinya yang sudah sangat memprihatinkan dan juga membahayakan jama’ah.

“Dari pada mengancam keselamatan para jama’ah, kami memutuskan untuk membongkar saja,” kata Kiai Hajar.

Untuk modal awal, lanjutnya, masyarakat urunan semampunya. Saat ini modal sudah terkumpul sekitar Rp10 juta. Ya, diakui olehnya, dana itu masih sangat minim untuk pembangunan kembali Masjid Baitus Sholihin.

Menurut pantauan kami dari Tim LAZISNU Sampang, masjid tersebut menampung sekitar 500-700 jama’ah. Hal ini dikarenakan jarak masjid lainnya cukup jauh dari masjid tersebut. Karena masjid lain jaraknya jauh, warga dan para santri pun terpaksa tetap menggunakan Masjid Baitus Sholihin sebagai tempat ibadah dan taman pendidikan al-Qur’an (TPQ), meski harus berdesakkan dengan material bangunan.

“Semoga Masjid Baitus Sholihin dipertemukan dengan orang-orang baik yang peduli terhadap rumah Allah Swt, sehingga pembangunan masjid ini segera rampung dan dapat dimanfaatkan kembali oleh warga Dusun Taman, untuk mengagungkan nama Allah Azza Wajalla,” ucap Ketua LAZISNU Sampang, Zainuddin.

Orang-orang baik dapat menyalurkan kepeduliannya melalui halaman penggalangan dana ini, dengan cara:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email
Penggalangan dana dimulai 13 June 2022 oleh:
NU Care-LAZISNU Sampang
Akun Terverifikasi

Total
14 Campaign
Tambahkan Program ini di halaman web Anda
Script berhasil dicopy

Yuk! Daftar untuk Mulai Ber - Donasi Membantu Sesama!

Gotong Royong Bangun kembali Masjid Baitus Sholihin

Gotong Royong Bangun kembali Masjid Baitus Sholihin

Kebutuhan Dana 200.000.000

Dana Terkumpul 2.340.000

Donatur

80 Hari lagi

NU Care-LAZISNU Sampang

Akun Terverifikasi

Deskripsi

Masjid Baitus Sholihin yang terletak di Dusun Taman, Desa Banjar Talelah, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang Jawa Timur ini adalah masjid tertua bagi warga setempat. Menurut penuturan seorang warga, usia masjid itu sudah ratusan tahun.

Ya, bangunan masjid kini sudah tidak kokoh lagi; pilar penyangganya sudah tidak mampu lagi menopang bagian atas masjid. Akibatnya, beberapa minggu yang lalu beberapa plafon masjid berjatuhan. Akhirnya atap ditutup seadanya dengan kain.

Dari pengakuan Haji Sohib (61) sebagai tokoh masyarakat setempat, sudah sejak lama masjid itu hendak dibongkar dan direnovasi, akan tetapi karena kendala biaya sehingga masyarakat mengurungkan niatnya untuk membongkar masjid.

“Namun saat ini keadaannya sangat mendesak. Selain posisi masjid sudah terlihat miring, plafonnya pun juga banyak yang berjatuhan. Sehingga tanpa berpikir panjang, masyarakat langsung gotong royong membongkar masjid sepuh itu. Kami berharap akan ada dermawan yang peduli kepada masjid yang menjadi satu-satunya tempat ibadah kami di dusun ini,” harap Haji Sohib.

Senada, Kiai Hajar (56) selaku ketua takmir mengungkapkan bahwa masjid ini terpaksa dirobohkan dan akan dibangun kembali karena kondisinya yang sudah sangat memprihatinkan dan juga membahayakan jama’ah.

“Dari pada mengancam keselamatan para jama’ah, kami memutuskan untuk membongkar saja,” kata Kiai Hajar.

Untuk modal awal, lanjutnya, masyarakat urunan semampunya. Saat ini modal sudah terkumpul sekitar Rp10 juta. Ya, diakui olehnya, dana itu masih sangat minim untuk pembangunan kembali Masjid Baitus Sholihin.

Menurut pantauan kami dari Tim LAZISNU Sampang, masjid tersebut menampung sekitar 500-700 jama’ah. Hal ini dikarenakan jarak masjid lainnya cukup jauh dari masjid tersebut. Karena masjid lain jaraknya jauh, warga dan para santri pun terpaksa tetap menggunakan Masjid Baitus Sholihin sebagai tempat ibadah dan taman pendidikan al-Qur’an (TPQ), meski harus berdesakkan dengan material bangunan.

“Semoga Masjid Baitus Sholihin dipertemukan dengan orang-orang baik yang peduli terhadap rumah Allah Swt, sehingga pembangunan masjid ini segera rampung dan dapat dimanfaatkan kembali oleh warga Dusun Taman, untuk mengagungkan nama Allah Azza Wajalla,” ucap Ketua LAZISNU Sampang, Zainuddin.

Orang-orang baik dapat menyalurkan kepeduliannya melalui halaman penggalangan dana ini, dengan cara:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email

Kabar Terbaru

Belum ada kabar terbaru

Donatur