Jalani Operasi, Mari Bantu Isyana Agar Dapat Bicara

Category Kesehatan
KOTA JAKARTA PUSAT
NU CARE-LAZISNU

Terkumpul

21.410.622

Dana Dibutuhkan

200.000.000

Open Goal
55 Hari Lagi
Share

Detail

Update

Donatur

Sri Isyana Tunggawijaya, biasa dipanggil Isyana, adalah buah hati dari pasangan suami-istri Aziz Askhari (33) dan Dwi Assriani (30). Isyana yang saat ini berusia 2 tahun mengalami gangguan pendengaran berat.

Ayahanda dari Isyana, Aziz mengatakan, Isyana mengalami gangguan pendengaran sejak lahir dan sudah melakukan tindakan medis yaitu operasi Implan Koklea.

“Gangguan pendengaran sejak lahir, Mas. Dan sudah melakukan tindakan medis oleh dokter, operasi Implan Koklea di akhir tahun kemarin (Desember 2021) di RS Premier Jatinegera, Jakarta,” ungkap Aziz, pria asal Cilacap, kepada Tim NU Care-LAZISNU pada Jumat (17/05/2022).

Isyana pasca keluar dari ruang operasi

Untuk diketahui, operasi implantasi koklea adalah operasi pemasangan alat bantu mendengar (ABM) implan koklea (cochlear implant) pada penyandang gangguan pendengaran jenis sensorineural derajat sangat berat yang tidak mendapatkan manfaat lagi menggunakan ABM konvensional.

Implan koklea terdiri atas unit prosesor eksternal dan unit prosesor internal. Unit internal inilah yang dipasang ke dalam tubuh melalui tindakan operasi.

Terkait biaya, Aziz mengungkapkan bahwa biaya operasi implan koklea, yang terdiri dari biaya tindakan medis dan biaya alat totalnya senilai Rp485 juta.

“Untuk biaya operasi Isyana kemarin, keluarga jual tanah dan aset lainnya, seperti emas dan ternak, Mas. Total biaya 485 juta, dan sudah kita bayar dengan diangsur. Kekurangan biayanya 169,5 juta. Tenggat waktunya sampai akhir bulan Juni ini (2022),” kata Aziz yang sekarang berdomisili di Matraman Dalam II, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Aziz adalah seorang pegawai swasta dan istrinya fokus mendampingi terapi Isyana.

“Dia (Isyana) sekarang lagi fokus terapi wicara dan terapi tumbuh kembang. Terapi wicara di Nobel (Nobel Audiology Center), vendor alat implannya. Dan terapi tumbuh kembangnya di RS Premier,” jelasnya.

Aziz dan Dwi istrinya sangat berharap Isyana bisa berkembang seperti anak-anak pada umumnya.

Isyana bersama ibundanya, Dwi Assriani

“Semoga Isyana ke depan bisa berbicara seperti teman-temannya, sehingga dia bisa bermain, belajar, dan berkembang seperti anak-anak pada umumnya,” harapnya.

#SahabatPeduli, mari bersama bantu kekurangan biaya pasca operasi Implan Koklea dan biaya terapi Isyana. Caranya:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email
Penggalangan dana dimulai 19 May 2022 oleh:
NU CARE-LAZISNU
Akun Terverifikasi

Total
69 Campaign
Tambahkan Program ini di halaman web Anda
Script berhasil dicopy

Yuk! Daftar untuk Mulai Ber - Donasi Membantu Sesama!

Jalani Operasi, Mari Bantu Isyana Agar Dapat Bicara

Jalani Operasi, Mari Bantu Isyana Agar Dapat Bicara

Kebutuhan Dana 200.000.000

Dana Terkumpul 21.410.622

Donatur

55 Hari lagi

NU CARE-LAZISNU

Akun Terverifikasi

Deskripsi

Sri Isyana Tunggawijaya, biasa dipanggil Isyana, adalah buah hati dari pasangan suami-istri Aziz Askhari (33) dan Dwi Assriani (30). Isyana yang saat ini berusia 2 tahun mengalami gangguan pendengaran berat.

Ayahanda dari Isyana, Aziz mengatakan, Isyana mengalami gangguan pendengaran sejak lahir dan sudah melakukan tindakan medis yaitu operasi Implan Koklea.

“Gangguan pendengaran sejak lahir, Mas. Dan sudah melakukan tindakan medis oleh dokter, operasi Implan Koklea di akhir tahun kemarin (Desember 2021) di RS Premier Jatinegera, Jakarta,” ungkap Aziz, pria asal Cilacap, kepada Tim NU Care-LAZISNU pada Jumat (17/05/2022).

Isyana pasca keluar dari ruang operasi

Untuk diketahui, operasi implantasi koklea adalah operasi pemasangan alat bantu mendengar (ABM) implan koklea (cochlear implant) pada penyandang gangguan pendengaran jenis sensorineural derajat sangat berat yang tidak mendapatkan manfaat lagi menggunakan ABM konvensional.

Implan koklea terdiri atas unit prosesor eksternal dan unit prosesor internal. Unit internal inilah yang dipasang ke dalam tubuh melalui tindakan operasi.

Terkait biaya, Aziz mengungkapkan bahwa biaya operasi implan koklea, yang terdiri dari biaya tindakan medis dan biaya alat totalnya senilai Rp485 juta.

“Untuk biaya operasi Isyana kemarin, keluarga jual tanah dan aset lainnya, seperti emas dan ternak, Mas. Total biaya 485 juta, dan sudah kita bayar dengan diangsur. Kekurangan biayanya 169,5 juta. Tenggat waktunya sampai akhir bulan Juni ini (2022),” kata Aziz yang sekarang berdomisili di Matraman Dalam II, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Aziz adalah seorang pegawai swasta dan istrinya fokus mendampingi terapi Isyana.

“Dia (Isyana) sekarang lagi fokus terapi wicara dan terapi tumbuh kembang. Terapi wicara di Nobel (Nobel Audiology Center), vendor alat implannya. Dan terapi tumbuh kembangnya di RS Premier,” jelasnya.

Aziz dan Dwi istrinya sangat berharap Isyana bisa berkembang seperti anak-anak pada umumnya.

Isyana bersama ibundanya, Dwi Assriani

“Semoga Isyana ke depan bisa berbicara seperti teman-temannya, sehingga dia bisa bermain, belajar, dan berkembang seperti anak-anak pada umumnya,” harapnya.

#SahabatPeduli, mari bersama bantu kekurangan biaya pasca operasi Implan Koklea dan biaya terapi Isyana. Caranya:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email

Kabar Terbaru

Belum ada kabar terbaru

Donatur