Bantu Ananda Byan Pulih dari Jantung Bocor!

Category Kesehatan
KABUPATEN BLORA
NU Care-LAZISNU Blora

Terkumpul

4.042.300

Dana Dibutuhkan

100.000.000

Open Goal
72 Hari Lagi
Share

Detail

Update

Donatur

Albyan Davie Ardiaz atau biasa dipanggil Byan usianya baru 2 tahun. Berbeda dari teman-teman sebayanya yang sudah berjalan dan bermain dengan riang, Ananda Byan justru hanya terkulai lemas karena mengidap penyakit jantung bocor dari sejak lahir.

Byan terbaring dengan berbagai peralatan medis menempel di tubuhnya

Hingga kini, Byan sudah menjalani operasi pertama di RSUP Kariadi Semarang dan dirujuk ke Pusat Jantung Nasional Harapan Kita di Jakarta. Ananda Byan akan menjalani operasi dan perawatan lanjutan, namun dengan biaya yang tidak sedikit. Keluarga Byan pun terpaksa menjual tanah dan beberapa aset rumah tangga untuk memenuhi perawatan Byan.

Byan terbaring lemas seusai perawatan dengan selang di hidung mungilnya

Ananda Byan bersama kedua orangtuanya tinggal di Desa Klokah, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Saeful Bahri (28), ayah Byan hanya bekerja sebagai pedagang sayuran keliling yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari, padahal mereka membutuhkan biaya tambahan untuk pengobatan Dek Byan. Sementara itu sang ibu, Sriyatun Mujayana (27) hanya bekerja sebagai ibu rumah tangga dan sehari-hari merawat Byan. 

"Tidak sedikit, Mas biayanya. Tanah dan beberapa perabotan (rumah) juga sudah terjual, demi Byan," ungkap sang ibu sambil tersedu kepada Tim NU Care-LAZISNU Blora.

Dalam tangisnya, Bu Sriyatun bercerita tentang pengobatan Dek Byan. Demi kesembuhan buah hatinya, mereka berdua bergantian menunggui Byan di rumah sakit. Karena jika ayahnya tidak bekerja maka tidak ada penghasilan dan uang untuk berobat juga tidak ada. 

Kini kondisi Ananda Byan masih terkulai lemas di rumah dan menjalankan proses rawat jalan sambil menunggu operasi selanjutnya. Setiap hari Dek Byan hanya bisa menangis, karena sakit yang dideritanya.

"Setiap hari bisanya hanya menangis, Ibu elus-elus. Selalu Ibu doain semoga penyakitnya segera diangkat dan Byan bisa bermain dengan temannya,"  harapnya.

Kini Saeful dan Sri kebingungan, karena harta bendanya sudah dijual untuk memenuhi kebutuhan perawatan dan pengobatan Byan yang tidak tahu akan sampai kapan. Namun, tentu harapan dari Saeful dan Sri sangat besar agar anaknya segera sembuh dan bisa bermain seperti anak sebayanya, mengingat Byan adalah buah hati pertama yang sangat dicintainya.

NU Care-LAZISNU mengajak #SahabatPeduli untuk bersama membantu Byan agar dapat pulih dari jantung bocor, dengan cara:

  1. Klik tombol "Donasi Sekarang"
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik "Lanjutkan Pembayaran" dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email
Penggalangan dana dimulai 12 May 2023 oleh:
NU Care-LAZISNU Blora
Akun Terverifikasi

Total
1 Campaign
Tambahkan Program ini di halaman web Anda
Script berhasil dicopy

Yuk! Daftar untuk Mulai Ber - Donasi Membantu Sesama!

Bantu Ananda Byan Pulih dari Jantung Bocor!

Bantu Ananda Byan Pulih dari Jantung Bocor!

Kebutuhan Dana 100.000.000

Dana Terkumpul 4.042.300

Donatur

72 Hari lagi

NU Care-LAZISNU Blora

Akun Terverifikasi

Deskripsi

Albyan Davie Ardiaz atau biasa dipanggil Byan usianya baru 2 tahun. Berbeda dari teman-teman sebayanya yang sudah berjalan dan bermain dengan riang, Ananda Byan justru hanya terkulai lemas karena mengidap penyakit jantung bocor dari sejak lahir.

Byan terbaring dengan berbagai peralatan medis menempel di tubuhnya

Hingga kini, Byan sudah menjalani operasi pertama di RSUP Kariadi Semarang dan dirujuk ke Pusat Jantung Nasional Harapan Kita di Jakarta. Ananda Byan akan menjalani operasi dan perawatan lanjutan, namun dengan biaya yang tidak sedikit. Keluarga Byan pun terpaksa menjual tanah dan beberapa aset rumah tangga untuk memenuhi perawatan Byan.

Byan terbaring lemas seusai perawatan dengan selang di hidung mungilnya

Ananda Byan bersama kedua orangtuanya tinggal di Desa Klokah, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Saeful Bahri (28), ayah Byan hanya bekerja sebagai pedagang sayuran keliling yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari, padahal mereka membutuhkan biaya tambahan untuk pengobatan Dek Byan. Sementara itu sang ibu, Sriyatun Mujayana (27) hanya bekerja sebagai ibu rumah tangga dan sehari-hari merawat Byan. 

"Tidak sedikit, Mas biayanya. Tanah dan beberapa perabotan (rumah) juga sudah terjual, demi Byan," ungkap sang ibu sambil tersedu kepada Tim NU Care-LAZISNU Blora.

Dalam tangisnya, Bu Sriyatun bercerita tentang pengobatan Dek Byan. Demi kesembuhan buah hatinya, mereka berdua bergantian menunggui Byan di rumah sakit. Karena jika ayahnya tidak bekerja maka tidak ada penghasilan dan uang untuk berobat juga tidak ada. 

Kini kondisi Ananda Byan masih terkulai lemas di rumah dan menjalankan proses rawat jalan sambil menunggu operasi selanjutnya. Setiap hari Dek Byan hanya bisa menangis, karena sakit yang dideritanya.

"Setiap hari bisanya hanya menangis, Ibu elus-elus. Selalu Ibu doain semoga penyakitnya segera diangkat dan Byan bisa bermain dengan temannya,"  harapnya.

Kini Saeful dan Sri kebingungan, karena harta bendanya sudah dijual untuk memenuhi kebutuhan perawatan dan pengobatan Byan yang tidak tahu akan sampai kapan. Namun, tentu harapan dari Saeful dan Sri sangat besar agar anaknya segera sembuh dan bisa bermain seperti anak sebayanya, mengingat Byan adalah buah hati pertama yang sangat dicintainya.

NU Care-LAZISNU mengajak #SahabatPeduli untuk bersama membantu Byan agar dapat pulih dari jantung bocor, dengan cara:

  1. Klik tombol "Donasi Sekarang"
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik "Lanjutkan Pembayaran" dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dapatkan laporan via email

Kabar Terbaru

Belum ada kabar terbaru

Donatur