Bantu Penuhi Kebutuhan Ekonomi Bu Nur!

Category Ekonomi
KABUPATEN SAMPANG
NU Care-LAZISNU Sampang

Terkumpul

Rp. 2.215.000,00

Dana Dibutuhkan

Rp. 75.000.000,00

Open Goal
43 Hari Lagi
Share

Detail

Update

Donatur

Hidup adalah perjuangan, begitulah kira-kira kata pepatah. Dan, 'Berjuang untuk terus Hidup', begitulah kiranya prinsip yang dipegang oleh Bu Nur Fadilah (45 thn), seorang janda asal Dusun Dhemongan, Desa Aeng Sareh, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Bu Nur, yang memiliki seorang putera, Alfan Alfarisi, berjuang dan rela menjadi pemulung untuk memenuhi kebutuhan hidup. 

Kisahnya bermula saat Bu Nur ditinggal mati oleh suami tercinta dua tahun yang lalu, saat Bu Nur hamil dua bulan. Kemudian pandemi Covid-19 melanda negeri, saat dia berjuang sendirian dalam membesarkan anaknya. Bu Nur terus bekerja dengan menjadi pemulung dan keliling berjualan kacang. Bu Nur tetap bertahan dan terus berjuang untuk memenuhi kebutuhan puteranya.

“Alhamdulillah, Allah Swt masih memberikan kami kesehatan dan keselamatan. Anak saya adalah satu-satunya sumber semangat saya untuk terus bekerja. Allah boleh saja memanggil suami saya, saat anak saya baru dua bulan dalam kandungan. Tapi hidup harus terus berjalan. Saya ikhlas menjadi pemulung dan berjualan kacang. Ini ‘kan pekerjaan halal. Insyaallah, semoga Allah selalu beri kemudahan,” ungkap Bu Nur.

Bu Nur sendiri dapat dijumpai di sekitar jantung kota Sampang untuk memulung serpihan plastik dan botol air mineral. Satu-satunya alat transportasi yang digunakannya yaitu sepeda untuk berjualan kacang sembari memulung sampah platik. 

Alfan diboncengnya dari ia berangkat kerja hingga anaknya itu tertidur pulas di atas sepeda.

Namun, akhir-akhir ini Bu Nur berhenti memulung dan fokus untuk berjualan kacang.  Kacangnya dijual dengan harga Rp5.000 per bungkus. Pendapatan per hari yang dihasilkan dari berjualan kacang kisaran Rp.15.000 hingga Rp.25.000. Jarak yang ditempuh setiap harinya 5 km, dengan membawa dagangan dan Alfan di sepedanya.

“Kami sering menjumpai Bu Nur bersepeda dengan membawa anaknya berkeliling. Tak lain untuk berjualan kacang dari desa ke desa hingga ke kota. Dan juga sempat memulung. Tentu kita sebagai muslim tidak boleh diam saja mengetahui kondisi saudara kita yang sedang dalam kesusahan. Mari saudara-saudara berdonasi untuk meringankan beban Bu Nur. Tentu puteranya perlu gizi dengan makanan yang bernutrisi dan susu untuk tumbuh kembangnya,” ujar Ketua NU Care-LAZISNU Sampang, Zainuddin.

Oleh karena itu, kami NU Care-LAZISNU Sampang, mengajak masyarakat Indonesia dan saudara-saudara di mana pun berada, untuk turut serta membantu Bu Nur asal Sampang. Bu Nur membutuhkan kehidupan yang lebih baik, modal usaha, dan tentu kebutuuhan buat anaknya.

Mari #SahabatPeduli bersama ringankan beban Bu Nur dengan mengirimkan donasi terbaik Anda. Caranya:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dan dapatkan laporan via Email
Penggalangan dana dimulai 7 June 2021 oleh:
NU Care-LAZISNU Sampang
Akun Terverifikasi

Total
8 Campaign
Tambahkan Program ini di halaman web Anda
Script berhasil dicopy

Yuk! Daftar untuk Mulai Ber - Donasi Membantu Sesama!

Bantu Penuhi Kebutuhan Ekonomi Bu Nur!

Bantu Penuhi Kebutuhan Ekonomi Bu Nur!

Terkumpul Rp. 2.215.000,00
Dana Dibutuhkan Rp. 75.000.000,00
NU Care-LAZISNU Sampang Akun Terverifikasi

Hidup adalah perjuangan, begitulah kira-kira kata pepatah. Dan, 'Berjuang untuk terus Hidup', begitulah kiranya prinsip yang dipegang oleh Bu Nur Fadilah (45 thn), seorang janda asal Dusun Dhemongan, Desa Aeng Sareh, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Bu Nur, yang memiliki seorang putera, Alfan Alfarisi, berjuang dan rela menjadi pemulung untuk memenuhi kebutuhan hidup. 

Kisahnya bermula saat Bu Nur ditinggal mati oleh suami tercinta dua tahun yang lalu, saat Bu Nur hamil dua bulan. Kemudian pandemi Covid-19 melanda negeri, saat dia berjuang sendirian dalam membesarkan anaknya. Bu Nur terus bekerja dengan menjadi pemulung dan keliling berjualan kacang. Bu Nur tetap bertahan dan terus berjuang untuk memenuhi kebutuhan puteranya.

“Alhamdulillah, Allah Swt masih memberikan kami kesehatan dan keselamatan. Anak saya adalah satu-satunya sumber semangat saya untuk terus bekerja. Allah boleh saja memanggil suami saya, saat anak saya baru dua bulan dalam kandungan. Tapi hidup harus terus berjalan. Saya ikhlas menjadi pemulung dan berjualan kacang. Ini ‘kan pekerjaan halal. Insyaallah, semoga Allah selalu beri kemudahan,” ungkap Bu Nur.

Bu Nur sendiri dapat dijumpai di sekitar jantung kota Sampang untuk memulung serpihan plastik dan botol air mineral. Satu-satunya alat transportasi yang digunakannya yaitu sepeda untuk berjualan kacang sembari memulung sampah platik. 

Alfan diboncengnya dari ia berangkat kerja hingga anaknya itu tertidur pulas di atas sepeda.

Namun, akhir-akhir ini Bu Nur berhenti memulung dan fokus untuk berjualan kacang.  Kacangnya dijual dengan harga Rp5.000 per bungkus. Pendapatan per hari yang dihasilkan dari berjualan kacang kisaran Rp.15.000 hingga Rp.25.000. Jarak yang ditempuh setiap harinya 5 km, dengan membawa dagangan dan Alfan di sepedanya.

“Kami sering menjumpai Bu Nur bersepeda dengan membawa anaknya berkeliling. Tak lain untuk berjualan kacang dari desa ke desa hingga ke kota. Dan juga sempat memulung. Tentu kita sebagai muslim tidak boleh diam saja mengetahui kondisi saudara kita yang sedang dalam kesusahan. Mari saudara-saudara berdonasi untuk meringankan beban Bu Nur. Tentu puteranya perlu gizi dengan makanan yang bernutrisi dan susu untuk tumbuh kembangnya,” ujar Ketua NU Care-LAZISNU Sampang, Zainuddin.

Oleh karena itu, kami NU Care-LAZISNU Sampang, mengajak masyarakat Indonesia dan saudara-saudara di mana pun berada, untuk turut serta membantu Bu Nur asal Sampang. Bu Nur membutuhkan kehidupan yang lebih baik, modal usaha, dan tentu kebutuuhan buat anaknya.

Mari #SahabatPeduli bersama ringankan beban Bu Nur dengan mengirimkan donasi terbaik Anda. Caranya:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya
  6. Dan dapatkan laporan via Email