Selamatkan Anak-Anak Yaman dari Ancaman Kematian

Category Kemanusiaan
KOTA JAKARTA PUSAT
NU CARE-LAZISNU

Terkumpul

16.584.048

Dana Dibutuhkan

100.000.000

Open Goal
21 Hari Lagi
Share

Detail

Update

Donatur

Gizi Buruk dan Kematian Ancam 84,7 Ribu Balita

Setelah serangan yang menggempur Yaman pada Maret 2015, negara ini mengalami krisis di berbagai sektor. Tragedi kemanusiaan ini pun menjadikan Yaman sebagai negara termiskin di Timur Tengah yang mengakibatkan 84,7 ribu Balita mengalami gizi buruk. Bahkan di setiap 10 menit, balita-balita ini meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.

3 juta Balita dan ibu hamil-menyusui mengalami mal-nutrisi, di mana separuh dari jumlah ini yakni anak-anak Yaman usia 6 bulan hingga 5 tahun mengalami cacat fisik.

a1cf9fab-6a13-4465-8b8e-a4ac991a0918.jpg

Anak-anak Hadapi Berbagai Masalah Kemanusiaan

UNICEF menyatakan bahwa perang di Yaman adalah neraka bagi 11 juta anak di bawah usia 18 tahun, karena tak hanya peperangan antar dua kubu yang harus mereka hadapi, melainkan peperangan dalam kekurangan makanan, memerangi penyakit, akses layanan sosial, bahkan hanya untuk mendapatkan tempat tinggal di pengungsian.

PBB pun menilai, situasi yang saat ini terjadi di Yaman dapat dikategorikan sebagai bencana kelaparan terburuk dalam sejarah selama 1 abad terakhir.

Bencana kelaparan ini juga mengancam 8,4 juta warga yang benar-benar tidak memiliki ketersediaan makanan untuk esok hari (Amnesty International). Bahkan menurut Mark Lowcock, Koordinator Emergency Relief PBB, menyatakan bahwa angka itu akan bertambah 10 juta pada kategori yang sama jika keadaan tidak segera membaik.

Diare dan Kolera akibat Sanitasi yang Terbatas

Akibat dari blokade dan pengeboman yang terus-menerus dilakukan, sedikitnya terdapat 15.000 warga sipil yang meregang nyawa. Tidak hanya itu, PBB menunjukkan data bahwa lebih dari 50% fasilitas kesehatan tidak dapat berfungsi lagi, yang mengakibatkan lebih dari 58,4% warga (16 juta jiwa) tidak mendapatkan layanan kesehatan paling dasar, dan lebih dari 73% populasi tidak dapat memiliki saluran air minum yang layak.

Akses dan infrastruktur sanitasi ini manjadi hal yang urgen, karena jika tidak segera dibenahi maka wabah diare dan kolera ini akan terus menerus kembali mengancam.

f216bd00-428d-43a1-a022-4b9b1ffbf11c.jpg

Kita bersama Yaman

Blokade yang dilakukan oleh koalisi Arab ini telah menggencat semua wilayah dari laut, darat, dan udara di Yaman.

Kami yakin bahwa kita rakyat Indonesia tidak akan pernah melupakan mereka, saudara kita. Saudara dalam kemanusiaan dan keagamaan yang dulu turut memperjuangkan serta mengakui kemerdekaan bangsa Indonesia. Muslim Yaman juga termasuk salah satu sejarah dalam penyebaran Islam di pertama di Nusantara.

a87f50ab-195e-40a2-a60e-d1c3f0bf2200.jpg

Untuk itu, NU Care-LAZISNU mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk turut membantu saudara-saudara kita di Yaman. Mari tunjukan solidaritas kita bersama demi menghentikan mimpi buruk warga Yaman yang telah berlangsung bertahun-tahun. Kita bersama Yaman.

Cara berdonasi:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya

Bantu share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan bantuan yang terkumpul.

Teman-teman juga bisa berdonasi melalui laman kitabisa.com/nupeduliyaman. Hasil donasi akan disalurkan melalui Yayasan Al-Ra’fah milik Pesantren Darul Musthofa Tarim (Yaman), di bawah pimpinan Al Habib Umar bin Hafiz.

Penggalangan dana dimulai 5 December 2018 oleh:
NU CARE-LAZISNU
Akun Terverifikasi

Total
58 Campaign
Tambahkan Program ini di halaman web Anda
Script berhasil dicopy

Yuk! Daftar untuk Mulai Ber - Donasi Membantu Sesama!

Selamatkan Anak-Anak Yaman dari Ancaman Kematian

Selamatkan Anak-Anak Yaman dari Ancaman Kematian

Terkumpul 16.584.048
Dana Dibutuhkan 100.000.000
NU CARE-LAZISNU Akun Terverifikasi

Gizi Buruk dan Kematian Ancam 84,7 Ribu Balita

Setelah serangan yang menggempur Yaman pada Maret 2015, negara ini mengalami krisis di berbagai sektor. Tragedi kemanusiaan ini pun menjadikan Yaman sebagai negara termiskin di Timur Tengah yang mengakibatkan 84,7 ribu Balita mengalami gizi buruk. Bahkan di setiap 10 menit, balita-balita ini meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.

3 juta Balita dan ibu hamil-menyusui mengalami mal-nutrisi, di mana separuh dari jumlah ini yakni anak-anak Yaman usia 6 bulan hingga 5 tahun mengalami cacat fisik.

a1cf9fab-6a13-4465-8b8e-a4ac991a0918.jpg

Anak-anak Hadapi Berbagai Masalah Kemanusiaan

UNICEF menyatakan bahwa perang di Yaman adalah neraka bagi 11 juta anak di bawah usia 18 tahun, karena tak hanya peperangan antar dua kubu yang harus mereka hadapi, melainkan peperangan dalam kekurangan makanan, memerangi penyakit, akses layanan sosial, bahkan hanya untuk mendapatkan tempat tinggal di pengungsian.

PBB pun menilai, situasi yang saat ini terjadi di Yaman dapat dikategorikan sebagai bencana kelaparan terburuk dalam sejarah selama 1 abad terakhir.

Bencana kelaparan ini juga mengancam 8,4 juta warga yang benar-benar tidak memiliki ketersediaan makanan untuk esok hari (Amnesty International). Bahkan menurut Mark Lowcock, Koordinator Emergency Relief PBB, menyatakan bahwa angka itu akan bertambah 10 juta pada kategori yang sama jika keadaan tidak segera membaik.

Diare dan Kolera akibat Sanitasi yang Terbatas

Akibat dari blokade dan pengeboman yang terus-menerus dilakukan, sedikitnya terdapat 15.000 warga sipil yang meregang nyawa. Tidak hanya itu, PBB menunjukkan data bahwa lebih dari 50% fasilitas kesehatan tidak dapat berfungsi lagi, yang mengakibatkan lebih dari 58,4% warga (16 juta jiwa) tidak mendapatkan layanan kesehatan paling dasar, dan lebih dari 73% populasi tidak dapat memiliki saluran air minum yang layak.

Akses dan infrastruktur sanitasi ini manjadi hal yang urgen, karena jika tidak segera dibenahi maka wabah diare dan kolera ini akan terus menerus kembali mengancam.

f216bd00-428d-43a1-a022-4b9b1ffbf11c.jpg

Kita bersama Yaman

Blokade yang dilakukan oleh koalisi Arab ini telah menggencat semua wilayah dari laut, darat, dan udara di Yaman.

Kami yakin bahwa kita rakyat Indonesia tidak akan pernah melupakan mereka, saudara kita. Saudara dalam kemanusiaan dan keagamaan yang dulu turut memperjuangkan serta mengakui kemerdekaan bangsa Indonesia. Muslim Yaman juga termasuk salah satu sejarah dalam penyebaran Islam di pertama di Nusantara.

a87f50ab-195e-40a2-a60e-d1c3f0bf2200.jpg

Untuk itu, NU Care-LAZISNU mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk turut membantu saudara-saudara kita di Yaman. Mari tunjukan solidaritas kita bersama demi menghentikan mimpi buruk warga Yaman yang telah berlangsung bertahun-tahun. Kita bersama Yaman.

Cara berdonasi:

  1. Klik tombol “Donasi Sekarang”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Isi data diri
  4. Pilih metode pembayaran
  5. Klik “Lanjutkan Pembayaran” dan ikuti langkah selanjutnya

Bantu share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan bantuan yang terkumpul.

Teman-teman juga bisa berdonasi melalui laman kitabisa.com/nupeduliyaman. Hasil donasi akan disalurkan melalui Yayasan Al-Ra’fah milik Pesantren Darul Musthofa Tarim (Yaman), di bawah pimpinan Al Habib Umar bin Hafiz.