Kegiatan Madrasah Design Filantropi yang digelar Pengurus Cabang (PC) NU Care-LAZISNU Nganjuk di BLK Hayya Alal Falah, Desa Garu, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, pada Ahad (10/10/2021).

Bagikan:  

Sikapi Perkembangan Dunia Digital, NU Care Nganjuk Gelar Madrasah Desain Filantropi

By Noerhadi

12/10/2021

Nganjuk, NU Care

Pengurus Cabang (PC) NU Care-LAZISNU Nganjuk menggelar kegiatan Madrasah Design Filantropi, pada Ahad (10/10/2021). Kegiatan difokuskan pada keahlian desain grafis untuk sejumlah program atau agenda dari NU Care-LAZISNU.

Ketua PC NU Care-LAZISNU Nganjuk, Moch Masyhuri mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk menyikapi perkembangan internet, serta pengguna digital dan media sosial (medsos) yang kini terus merebak dan jadi budaya. Terlebih di bidang filantropi, seperti yang digerakkan oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Indonesia, mayoritas memanfaatkan medsos. Dengan demikian, kata Masyhuri, hal itu perlu disikapi.

“Kalau saya cermati, LAZ di Indonesia ini lebih dominan bergerak ke dunia maya, terutama di medsos,” kata Masyhuri yang akrab disapa Kang Huri, kepada NU Online Jatim di BLK Hayya Alal Falah, Desa Garu, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk.

Menurut Kang Huri, meski jaringan NU Care-LAZISNU sudah terbentuk sampai tingkat ranting (desa), namun perkembangan dunia digital bisa jadi peluang. Karena di medsos saja saat ini, lanjut Kang Huri, bisa menjangkau banyak orang.

“Di luar (LAZ lainya, red.) mungkin tidak memiliki akar rumput. Mereka hanya bermain di dunia maya, sementara kita memiliki keduanya,” ungkapnya.

Tapi hal itu perlu keahlian khusus untuk bisa membuat konten. Sebab, pengguna internet kini memilih informasi dengan konten grafis yang baik. Hal itu harus direspons, katanya. Maka, dengan adanya kegiatan tersebut dia berharap akan menunjang kebutuhan.

Sementara itu, narasumber desain grafis, Hafidz Yusuf mengatakan pelatihan tersebut fokus pada materi dasar dan pengenalan sejumlah piranti (tools) desain grafis.

“Acara ini diadakan satu hari. Kemudian setelah itu, akan dilanjuti dengan pendalaman dan pendampingan,” kata Sekertaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta'lif wan Nasyr (LTN) NU Nganjuk tersebut.

Menurut Hafidz, peserta diberikan penugasan mempublikasikan agenda di Majleis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), khususnya agenda NU Care-LAZISNU.

“Peserta akan dibuatkan komunitas. Mereka didampingi secara bertahap dan berkelanjutan,” ucap Hafidz.

Acara dihadiri Sekertaris PCNU Nganjuk, M Ali Anwar, termasuk 20 peserta delegasi dari MWCNU se-Nganjuk.

Penulis: M Nazar Afandi
Penyunting: Wahyu Noerhadi

MWCNU
Pelatihan
filantropi
Nganjuk
Madrasah
Digital
Medsos
MWCNU
Pelatihan
filantropi
Nganjuk
Madrasah
Digital
Medsos

Berita Lainnya