Penyerahan bantuan mobil ambulans dari Program Kemasalahatan BPKH dan NU Care-LAZISNU.

Bagikan:  

NU Care dan BPKH Salurkan Mobil Ambulans ke Bima, Rembang, dan Bogor

By Kendi Setiawan

13/10/2021

54 kali dilihat

Jakarta, NU Care

NU Care-LAZISNU dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Republik Indonesia kembali menyerahkan bantuan mobil ambulans pada akhir September 2021 lalu. Terdapat dua penerima mobil ambulans yakni Yayasan Al Ikhwan Salama Kota Bima, Nusa Tenggara Barat dan Rumah Sakit Arafah, Rembang, Jawa Tengah. Selain itu diserahkan juga satu unit mobil jenazah untuk Masjid Jami’ Baiturrohman, Citayam, Bogor, Jawa Barat.

Wakil Bendahara NU Care-LAZISNU, Sholihin mengimbau utamanya kepada masyarakat pengguna mobil, agar dapat menjaga, merawat mobil ambulans, maupun mobil jenazah yang diserahterimakan.

"Baik dari sisi branding, kelengkapannya, terutama perawatan dalam jangka panjang, serta jangan lupa untuk mengisi logbook penggunaan mobilnya," ujarnya.

Pihaknya juga berharap, agar program kemaslahatan BPKH yang akan diserahterimakan ini di tempatkan pada tempatnya. "Agar asas kemaslahatan ini benar-benar diterima oleh masyarakat secara luas. Pastinya visi dan misi kami mengutamakan dan mengedepankan asas kemaslahatan, lil maslahati ummah, insyaallah," ungkapnya.

Sementara itu, Rahmat Hidayat dari BPKH mengatakan bahwa pihaknya hadir sesuai dengan amanat Undang-Undang 34 tahun 2014, bahwa pengelolaan keuangan haji itu dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji, meningkatkan rasionalitas, efesiensi pengunaan BPKH dan meningkatkan kemaslahatan bagi umat Islam.

"Maka dalam rangka meningkatkan kemaslahatan bagi umat Islam, BPKH membuat, menyusun program-program kemaslahatan yang berdasarkan sejarahnya ini bersumber dari DAU (Dana Abadi Umat) yang merupakan hasil efesiensi penyelenggaraan ibadah haji yang sudah cukup lama di gagas, dimotori oleh Kementerian Agama," ujarnya.

Dalam situasi pandemi Covid-19 yang masih cukup tinggi, perhatian BPKH dalam masalah kesehatan ini menjadi sangat penting dan perlu mendapatkan perhatian serius.

"Oleh karena itu, inisiatif para mitra, strategis, baik angota Komisi VIII DPR RI, Kementrian Agama, bersama mitra kemsalahatan dan tentunya BPKH untuk memberikan bantuan mobil ambulans dan mobil jenazah merupakan langkah sangat dan amat mulia untuk mengurangi beban masyarakat," imbuhnya.

Ia berharap bahwa mobil bantuan ini betul-betul dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama masyarakat yang sangat membutuhkan terutama duafa, sehingga betul-betul meringankan beban mereka.

"Kami sering sampaikan bahwa pelaksana program kemaslahatan ini melibatkan, yang pertama BPKH sebagai shahibul mal, kemudian yang kedua adalah mitra kemaslahatan, dan berikutnya adalah penerima manfaat. Kalau salah satu dari tiga ini tidak terpenuhi, tidak sah rukunnya itu kurang, nggak lengkap, nggak bisa terpenuhi. Oleh karena itu, kehadiran mitra dan tentunya Anggota Komisi VIII ini menjadi sangat penting, menjadi wasilah terlaksananya program kemaslahatan," tuturnya.

Perwakilan penerima dari Yayasan Al-Ikhwan Kota Bima menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh pengurus BPKH, NU Care-LAZISNU yang telah membantu pondok tersebut dengan satu unit mobil ambulans.

"Mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa memberi manfaaat kepada kami, dan bisa kami gunakan sebaik mungkin untuk kemaslahatan santri dan seluruh anggota Pondok Pesantren Ikhwan dan seluruh masyarakat sekitarnya, terutama dalam mngantisipasi pasien yang sakit," ujarnya.

Senada, Nyai Hj Muslimah Kholil dari Rumah Sakit Islam Arafah, Rembang, menyampaikan syukur yang sedalam-dalamnya atas bantuan tersebut.

"Terima kasih kami sampaikan kepada semua yang telah memberikan kemanfaatan berupa mobil ambulans kepada kami. Mudah-mudahan, semua menjadi amal jariyah. Dan insyaallah kami akan merawat, menjaga, dan memanfaatkannya sebaik mungkin untuk kemaslahatan umat," tegasnya.

Pewarta: Kendi Setiawan

Sinergi
Ambulans
Mobil Layanan Kesehatan
BPKH
Sinergi
Ambulans
Mobil Layanan Kesehatan
BPKH

Berita Lainnya