Bantu Pulihkan Pesantren Terdampak Banjir Sultra

Category Pendidikan
KABUPATEN KONAWE
NU CARE-LAZISNU

Terkumpul

Rp. 102.000,00

Dana Dibutuhkan

Rp. 500.000.000,00

Open Goal
49 Hari Lagi
Share

Detail

Update

Donatur

Banjir yang melanda Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara hingga kini masih merendam beberapa kecamatan seperti Kecamatan Andowia, Kecamatan Asera, Kecamatan Landawe, Kecamatan Langkikima, Kecamatan Oheo, Kecamatan Wiwirano, Kecamatan Pondidaha, dan Kecamatan Motui.

f7a8a02a-cb80-47d7-b84d-5e660ccf04ed.jpg744ab4fe-3fdf-4083-baa5-79e702d7482b.jpg16a83fac-6b2e-488f-bfd8-61587eec3db2.jpgPondok Pesantren Al-Muhajirin Darussalam, pesantren terdampak banjir di Desa Ahuawatu Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe, yang merupakan pesantren asuhan Rais Syuriah PCNU Konawe, KH. Muhammad Chozin, S.Pd.I.

Ketinggian air juga merendam seluruh lantai 1 dari pesantren ini, menyebabkan kitab-kitab, kasur, meja, kursi, dan berbagai sarana di pesantren rusak parah.

Terendamnya Pesantren Al-Muhajirin selama lebih dari 3 minggu juga menyebabkan rusaknya perpustakaan beserta bukunya, gedung asrama Tahfidz Qur'an Putri beserta isinya, perlengkapan laboratorium komputer, dan semua perlengkapan yang terbuat dari kayu pun ikut hancur. Bahkan, hasil pantauan dari Tim NU Peduli Sultra menyatakan bahwa 100 persen mushola dan masjid yang terendam banjir sudah hilang semua Al-Qurannya.

Kami, NU Care-LAZISNU mengajak para dermawan untuk bersama-sama membantu pulihnya pesantren dan tempat ibadah yang berada di daerah terdampak banjir Sultra ini, dengan cara:

1. Klik "Donasi Sekarang"

2. Pilih Bank Transfer

3. Dapatkan Laporan via email

Penggalangan dana dimulai 28 June 2019 oleh:
NU CARE-LAZISNU
Akun Terverifikasi

Total
14 Campaign

Yuk! Daftar untuk Mulai Ber - Donasi Membantu Sesama!

Bantu Pulihkan Pesantren Terdampak Banjir Sultra

Bantu Pulihkan Pesantren Terdampak Banjir Sultra

Terkumpul Rp. 102.000,00
Dana Dibutuhkan Rp. 500.000.000,00
NU CARE-LAZISNU Akun Terverifikasi

Banjir yang melanda Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara hingga kini masih merendam beberapa kecamatan seperti Kecamatan Andowia, Kecamatan Asera, Kecamatan Landawe, Kecamatan Langkikima, Kecamatan Oheo, Kecamatan Wiwirano, Kecamatan Pondidaha, dan Kecamatan Motui.

f7a8a02a-cb80-47d7-b84d-5e660ccf04ed.jpg744ab4fe-3fdf-4083-baa5-79e702d7482b.jpg16a83fac-6b2e-488f-bfd8-61587eec3db2.jpgPondok Pesantren Al-Muhajirin Darussalam, pesantren terdampak banjir di Desa Ahuawatu Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe, yang merupakan pesantren asuhan Rais Syuriah PCNU Konawe, KH. Muhammad Chozin, S.Pd.I.

Ketinggian air juga merendam seluruh lantai 1 dari pesantren ini, menyebabkan kitab-kitab, kasur, meja, kursi, dan berbagai sarana di pesantren rusak parah.

Terendamnya Pesantren Al-Muhajirin selama lebih dari 3 minggu juga menyebabkan rusaknya perpustakaan beserta bukunya, gedung asrama Tahfidz Qur'an Putri beserta isinya, perlengkapan laboratorium komputer, dan semua perlengkapan yang terbuat dari kayu pun ikut hancur. Bahkan, hasil pantauan dari Tim NU Peduli Sultra menyatakan bahwa 100 persen mushola dan masjid yang terendam banjir sudah hilang semua Al-Qurannya.

Kami, NU Care-LAZISNU mengajak para dermawan untuk bersama-sama membantu pulihnya pesantren dan tempat ibadah yang berada di daerah terdampak banjir Sultra ini, dengan cara:

1. Klik "Donasi Sekarang"

2. Pilih Bank Transfer

3. Dapatkan Laporan via email