Bantu Khadijah Bernapas Lega

Category Kemanusiaan
KOTA BEKASI
NU CARE-LAZISNU

Terkumpul

Rp. 1.160.005,00

Dana Dibutuhkan

Rp. 150.000.000,00

Open Goal
0 Hari Lagi
Share

Detail

Update

Donatur

Bahtiar dan Ufrianti tengah berjuang untuk anaknya yang lahir kurang dari usia 7 bulan kandungan. Bayi yang diberi nama Khadijah Amatullah itu menatap dunia pada 7 April 2019 dengan berat badan 820 gram. Putrinya tidak langsung pulang ke rumah, tetapi harus dirawat di ruang isolasi Neonatal Intensive Care Unit (NICU) Rumah Sakit Mitra Keluarga Cikarang, Bekasi.

Khadijah diserang oleh dua bakteri ganas, salah satunya pneumonia yang menyebabkan radang paru-paru dan terinfeksi jamur. Pasca kelahirannya, Khadijah mengalami pendarahan hebat yang menyerang usus dan paru-paru akibat infeksi bakteri. Akibatnya, jumlah Hb, trombosit, dan leukosit tidak stabil. Terhitung, Khodijah sudah menggunakan lebih dari 19 kantong darah dari PMI.

Mulut Khodijah dipenuhi alat-alat seperti inkubator, ventilator, dan selang asi. Terapi yang dilakukannya antara lain menggunakan antibiotic level 4 dosis tinggi, terapi uap 6 kali sehari, sedot lendir supaya Khadijah dapat bernapas lega.

Transfusi darah dan pemberian antibiotik sempat diberhentikan guna melihat perkembangannya. Sementara terapi sedot lendir dan terapi uap terus dilakukan karena lendir masih terus keluar lewat mulutnya. Setelah melakukan serangkaian pengobatan, dokter mengecek darah Khodijah. Hasilnya, jumlah bakteri berkurang tetapi hasil infeksi yakni lendir tersebut masih ada dan membuatnya batuk.

Khodijah juga belum bisa menyusu secara langsung. Konsumsi ASI masih sedikit jika diukur dengan berat badan Khodijah yaitu 1090 gram. Putri kecil itu baru mampu meminum 16 cc per 3 jam. Dokter menyatakan secara medis Khodijah masih rentan terinfeksi. 

Penggalangan dana dimulai 19 June 2019 oleh:
NU CARE-LAZISNU
Akun Terverifikasi

Total
14 Campaign

Yuk! Daftar untuk Mulai Ber - Donasi Membantu Sesama!

Bantu Khadijah Bernapas Lega

Bantu Khadijah Bernapas Lega

Terkumpul Rp. 1.160.005,00
Dana Dibutuhkan Rp. 150.000.000,00
NU CARE-LAZISNU Akun Terverifikasi

Bahtiar dan Ufrianti tengah berjuang untuk anaknya yang lahir kurang dari usia 7 bulan kandungan. Bayi yang diberi nama Khadijah Amatullah itu menatap dunia pada 7 April 2019 dengan berat badan 820 gram. Putrinya tidak langsung pulang ke rumah, tetapi harus dirawat di ruang isolasi Neonatal Intensive Care Unit (NICU) Rumah Sakit Mitra Keluarga Cikarang, Bekasi.

Khadijah diserang oleh dua bakteri ganas, salah satunya pneumonia yang menyebabkan radang paru-paru dan terinfeksi jamur. Pasca kelahirannya, Khadijah mengalami pendarahan hebat yang menyerang usus dan paru-paru akibat infeksi bakteri. Akibatnya, jumlah Hb, trombosit, dan leukosit tidak stabil. Terhitung, Khodijah sudah menggunakan lebih dari 19 kantong darah dari PMI.

Mulut Khodijah dipenuhi alat-alat seperti inkubator, ventilator, dan selang asi. Terapi yang dilakukannya antara lain menggunakan antibiotic level 4 dosis tinggi, terapi uap 6 kali sehari, sedot lendir supaya Khadijah dapat bernapas lega.

Transfusi darah dan pemberian antibiotik sempat diberhentikan guna melihat perkembangannya. Sementara terapi sedot lendir dan terapi uap terus dilakukan karena lendir masih terus keluar lewat mulutnya. Setelah melakukan serangkaian pengobatan, dokter mengecek darah Khodijah. Hasilnya, jumlah bakteri berkurang tetapi hasil infeksi yakni lendir tersebut masih ada dan membuatnya batuk.

Khodijah juga belum bisa menyusu secara langsung. Konsumsi ASI masih sedikit jika diukur dengan berat badan Khodijah yaitu 1090 gram. Putri kecil itu baru mampu meminum 16 cc per 3 jam. Dokter menyatakan secara medis Khodijah masih rentan terinfeksi.