Dirikan Rumah Batik untuk Difabel Blora

Mari bantu para difabel di Blora untuk dirikan rumah produksi batik. Meski memiliki keterbatasan, mereka ingin mandiri; tak ingin bergantung pada orang lain.

Rp. 100.000
0%
telah terkumpul untuk target
Rp. 100.000.000
Program donasi telah berakhir.


Hidup tanpa kedua kaki bukan alasan untuk Kami berpasrah dan bergantung pada orang lain.

Ghofur, pendiri Difabel Blora Mustika (DBM)

Prosesi membatik

Awalnya pak Ghofur (33th) membantu perbaikan gedung sekolah SMK NU di Blora. Namun naas, ia mengalami kecelakaan hingga kedua kakinya harus diamputasi.

Pak Ghofur pun kehilangan pekerjaan dan tidak ada yang mau menerima karena kondisi fisiknya. Sempat putus asa, ia bekerja serabutan untuk menghidupi istri dan kedua anaknya yang berusia 5 tahun dan 8 bulan.

“Saya bingung mau kerja dimana, gak ada yang mau menerima saya karena saya gak punya kaki,” cerita Pak Ghofur.

Pak Ghofur sedang membatik

Semangatnya kembali muncul saat bertemu Pak Kandar yang kedua tangannya juga diamputasi akibat kecelakaan kerja, dan harus bekerja serabutan untuk biaya pengobatan diabetes sang istri serta biaya sekolah putrinya.

2011, Pak Ghofur dan Pak Kandar berinisiatif mendirikan Difabel Blora Mustika bersama 5 kerabatnya yang memiliki kekurangan serupa, yang menjadi wadah peningkatan kemandirian bagi difabel di Desa Plosorejo, Blora, Jawa Tengah.

Anggota Difabel Blora Mustika (DBM)

“Modal awal kami dari iuran anggota dan hanya cukup untuk membeli peralatan batik sederhana.”-Semangat Pak Ghofur saat ditemui relawan NU Care.

Inisiatif Pak Kandar dan Pak Ghofur semakin dipercaya banyak orang. Kini, DBM beranggotakan 600 orang. Terdiri dari difabel kusta, tuna netra, tuna runggu, tuna wicara, tuna grahita, tuna daksa, tuna mental, psikotik, autis, polio, hidrosepolus, dan amputasi.

Selama ini, kegiatan DBM dilakukan di halaman rumah Pak Kandar yang kondisinya jauh dari layak. Kondisi alat produksi yang sudah tidak memadai pun membuat proses produksi sedikit terhambat.

DBM menjadi satu-satunya harapan bagi ratusan penderita disabilitas di Blora. Banyak diantara anggota DBM yang merupakan tulang punggung keluarganya, namun tidak memiliki kesempatan bekerja karena kondisi mereka.

Anggota DBM

“Meskipun kami tidak punya kesempatan, kami sendiri yang harus membuat kesempatan itu.” Tutur Bapak Ghofur.

Tergerak, NU Care berinisiatif melakukan penggalangan dana untuk membantu para difabel memiliki alat produksi yang lebih memadai.

Mari bantu para difabel mewujudkan mimpinya. Mereka berhak hidup mandiri dan menghadapi dunia dengan penuh percaya diri.

CARA BERDONASI:
1. Klik "ikut berdonasi" di atas
2. Transfer rekening Bank Mandiri NU Care: 123.000.777.19.10, a/n. LAZISNU
3. Dapatkan laporan via email

Anggota DBM bersama Pengurus Pusat NU Care-LAZISNU saat kunjungan

Janganlah kamu tahan tanganmu untuk berinfaq karena takut miskin, sebab nanti Allah akan menyempitkan rizki bagimu.

(HR. Bukhari)

chat dengan kami via whatsapp