Roadshow NU Care-LAZISNU di Solo Raya

NUcare.id | ditulis oleh : hadi | Sabtu, 30 Maret 2019 / ٢٣ رجب ١٤٤٠
Madrasah Amil NU Care-LAZISNU di Sukoharjo, di Gedung PCNU Sukoharjo, pada Kamis (28/03/2019) malam.

Jakarta, NU Care

Pengurus Pusat NU Care-LAZISNU melakukan kunjungan ke para pengurus LAZISNU di tingkat cabang atau kabupaten di Solo Raya, Jawa Tengah. Kunjungan ke Kabupaten Boyolali, Klaten, Sragen, dan Sukoharjo berlangsung Kamis-Sabtu, 27-29 Maret 2019.

“Roadshow atau silaturahmi ini untuk mendengarkan aspirasi para pengurus LAZISNU di daerah. Juga agar kami mengetahui persoalan-persoalan yang dihadapi daerah dalam menjalankan roda organisasi,” kata Ketua NU Care-LAZISNU, Achmad Sudrajat didampingi Manajer Program, Anik Rifqoh; Manajer Administrasi, Nur Hasan; Manajer Media, Wahyu Nurhadi.

Bersama tim Madrasah Amil LAZISNU tersebut, pada hari pertama (Kamis), Kang Ajat mengunjungi peserta Madrasah Kader NU Pagar Nusa di Pesantren Zumrotut Tolibin, Boyolali. Di hadapan para pendekar Pagar Nusa dari seluruh Jawa Tengah, ia menjelaskan bahwa para anggota Pagar Nusa dapat bersinergi dengan NU Care-LAZISNU dalam penggalangan maupun pemanfaatan program. 

Ketua NU Care-LAZISNU, Achmad Sudrajat, di hadapan para pendekar Pagar Nusa Jawa Tengah dalam kegiatan Madrasah Kader NU Pagar Nusa di Pesantren Zumrotut Tolibin, Boyolali, pada Rabu (27/03/2019) malam.

Dengan lantang, Pak Ajat, panggilan akrabnya bertanya kepada para pendekar, "Pagara Nusa siap jika diterjunkan membantu masyarakat ke daerah bencana?" Para pendekar Pagar Nusa serentak dan semangat menyahut, "Siap."

Manajer Program NU Care-LAZISNU, Anik Rifqoh, menambahkan para pendekar Pagar Nusa turut menjadi relawan pascagempa bumi di Lombok. Saat itu, tim Pagar Nusa bergabung dengan tenaga medis dengan keahlian terapi chiropraktic.

"Pendekar Pagar Nusa ada yang memiliki keahlian terapi chiropractic selama beberapa hari di Lombok menjadi relawan menerapi warga terdampak gempa bumi di pengungsian, juga menerapi relawan lainnya," papar Ninok, sapaannya.

Para pendekar Pagar Nusa tampak serius mengikuti paparan dari Tim Madrsah Amil NU Care-LAZISNU.

Kunjungan berikutnya adalah ke NU Care-LAZISNU Klaten,  Jumat (28/03) pagi, berlangsung di Kantor PCNU Klaten. Selama tiga jam, tim NU Care-LAZISNU berdiskusi dan menyampaikan pengantar Madrasah Amil kepada para pengurus NU Care-LAZISNU Klaten. Turut bergabung pada kesempatan ini para ketua UPZISNU dari Kecamatan di Boyolali dan Klaten.

Kunjungan PP NU Care-LAZISNU di Klaten, Kamis (28/03/2019) pagi.

Pada siang harinya, perjalan diteruskan ke PCNU Sragen. Ketua NU Care-LAZISNU Sragen, Suranto dan timnya menyambut rombongan. Kesempatan tersebut mereka gunakan membahas perkembangan terkini NU Care-LAZISNU Sragen, yang dikenal luas sebagai kabupaten pertama penggerak Kotak Infak (Koin) NU yang kini banyak ditiru kabupaten lain.

Kunjungan PP NU Care-LAZISNU di Sragen.

Selain berdiskusi, rombongan juga diajak mengunjungi Kantor MWCNU Sidoharjo yang pembanggunannya menggunakan dana dari Koin NU. Gedung MWCNU Sidoharjo merupakan satu di antara sebelas MWCNU di Sragen yang berhasil terbangun berkat Koin NU.

Silaturahmi PP NU Care-LAZISNU ke Gedung MWCNU Sidoharjo, yang dibangun dari dana Koin NU.

Malam harinya, tim meneruskan perjalanan ke Kantor PCNU Sukoharjo. Hadir pada kesempatan ini para pengurus UPZISNU di Kabupaten Sukoharjo. Saat itu disampaikan langkah NU Care-LAZISNU ke depan dan pengantar materi Madrasah Amil. [Kendi Setiawan]

Pengantar materi Madrasah Amil oleh NU Care-LAZISNU Pusat kepada pengurus di Sukoharjo.

“Tidak ada satu mahluk melata pun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin Allah rizkinya.”

(QS. Hud : 6)

chat dengan kami via whatsapp