Gerak Cepat, NU Peduli Fasilitasi Sarana Ibadah Pasca Tsunami

NUcare.id | ditulis oleh : hadi | Sabtu, 29 Desember 2018 / ٢٠ ربيع الآخر ١٤٤٠
Tim NU Peduli Banten dan Lampung

Jakarta, NU Care

Tim NU Peduli, Ahmad Wahib mengatakan bahwa salah satu program yang dimiliki oleh Tim NU Peduli untuk korban tsunami di Banten-Lampung adalah pendirian sarana ibadah dan penyediaan pakaian untuk ibadah.

Tim NU Peduli membangun beberapa sarana peribadatan sederhana di dekat pemukiman korban bencana alam tersebut. Program itu digalakkan karena di lokasi pengungsian biasanya tidak terdapat sarana peribadatan yang layak untuk digunakan melakukan ibadah lima waktu bagi korban yang mayoritas beragama Islam. 

"Di antara program kita adalah pemenuhan pakaian, dan pakaian untuk sholat seperti mukenah dan yang lain. Sementara ini kita juga membuat tempat ibadah di sekitar tempat darurat," ujar Ahmad Wahid, Sabtu (29/12). 

Untuk penanganan korban bencana di Lampung Selatan sendiri, Wahib mengatakan bahwa Tim NU Peduli menurunkan sedikitnya 160 relawan dengan berbagai kemampuan, baik untuk tim evakuasi dan penyediaan bantuan yang lain. 

Wahib juga menjelaskan bahwa di masa tanggap transisi seperti saat ini, kebanyakan program NU Peduli difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar lain termasuk penyediaan logistik makanan. "Nanti setelah masa transisi dicabut, kita membicarakan tentang hunian untuk korban," jelasnya. 

Sementara itu, program lain berupa pengumpulan dana yang dilakukan NUCARE-LAZISNU dalam seminggu terakhir telah mencapai Rp1.163.245.900. Sumbangan ini terkumpul dari tiga rekening yakni bank BCA 068-333-1926 an Yayasan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah NU, bank BRI 0335-01-000-735-303 an PP LAZISNU dan bank BRI 123-000-777-1910 an LAZISNU dan melalui crowd funding melalui kitabisa.com/pedulibantenlampung. [Ahmad Rozali]

Sabda Nabi SAW, (jika) hamba Allah berkata, “Yang mana hartaku, yang mana hartaku, sesungguhnya baginya tiga macam harta; apa yang dia makan lalu lenyap, apa yang dia pakai lalu lusuh, dan apa yang dia infakkan akan tetap tersimpan. Selain itu, akan lenyap dan meninggalkan manusia.”

(HR.Muslim)

chat dengan kami via whatsapp