Bangkitkan Perekonomian Warga Lombok, NU Care dan Indomaret Gelar Pelatihan UMKM

NUcare.id | ditulis oleh : hadi | Sabtu, 6 April 2019 / ٣٠ رجب ١٤٤٠
NU Peduli Lombok bekerjasama dengan Indomaret menggelar acara pelatihan UMKM di Hotel Arum Jaya Mataram, Jumat, (5/04/2019). Foto: A Sofyan.

Mataram, NU Care

Pascagempa yang melanda wilayah NTB beberapa waktu lalu menyebabkan banyak korban baik fisik maupun non fisik, termasuk fasilitas usaha yang menjadi penopang perekonomian masyarakat. Hal ini berakibat pada melambatnya roda perekonomian di NTB, selain itu juga berakibat pada meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran.

Berangkat dari hal tersebut, Nahdlatul Ulama Peduli melalui NU Care-LAZISNU mengambil peran untuk membangkitkan kembali perekonomian masyarakat NTB melalui pembinaan kelompok-kelompok usaha kecil yang terdampak.

“LAZISNU menggandeng PT. Indomarco Prismatama (Indomaret) sebagai perusahaan yang melakukan penggalangan donasi, memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM terdampak gempa,” ujar Sekretaris PP NU Care-LAZISNU, Abdurrouf, Jumat (5/04).

Menurutnya, pembinaan kelompok usaha dilakukan melalui kegiatan pelatihan guna menyemangati kembali warga NTB untuk berusaha.

“Setelah melalui proses pelatihan, kelompok usaha binaan akan diberikan support peralatan dan modal usaha untuk mempercepat pulihnya perekonomian masyarakat,” tutur Abdurrauf

Sementara, Branch Manager PT Indomarco Prismatama Bali-Lombok, Saptaji Prihantoro, mengatakan pelatihan ini diharapkan bisa memantapkan kembali pemahaman dan aplikasi manajemen kelompok usaha kecil dan mikro.

“Membantu kelompok usaha kecil dan mikro dalam menata kembali usaha pascagempa,” katanya.

Selain itu, diharapkan bisa membantu perekonomian masyarakat menengah ke bawah menuju kestabilan pascagempa.

“Kegiatan ini sangat penting dan ini merupakan rangkaian dengan NU Peduli. Kita ikhtiar untuk bisa memberikan kemaslahatan. Ini kerjasama yang perlu ditingkatkan di masa yang akan datang,” kata Saptaji

Kepala Dinas Koperasi UMKM NTB, Lalu Saswadi berharap pelatihan ini bisa memperkuat ekonomi pascagempa beberapa waktu lalu.

“LAZISNU diharapkan bisa berkontribusi dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran. Salah satu solusinya adalah wirausaha,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris PWNU NTB, Lalu Aksar Ansori mengungkapkan bahwa peran NU Care-LAZISNU sangat strategis untuk ikut berpartisipasi dalam meningkatkan perekonomian umat, terutama pascagempa yang melanda NTB beberapa waktu lalu.

“LAZISNU secara organisasi bisa memperkuat ke cabang hingga MWC agar NU bisa berbuat banyak terhadap perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Pelatihan ini diikuti oleh 76 orang peserta yang berasal dari 20 kelompok usaha kecil dan mikro yang tersebar di Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah dan Lombok Timur.

Sebaik-baiknya manusia di antaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain.

(HR.Bukhari)

chat dengan kami via whatsapp