Anak-anak Lombok bersama Tim NU Peduli Lantunkan Sholawat Badar di Tenda Pengungsian

NUcare.id | ditulis oleh : hadi | Kamis, 13 September 2018 / ٢ محرم ١٤٤٠
NU Peduli hibur anak-anak korban gempa Lombok dengan Sholawat Badar, di tenda pengungsian, Lombok Barat, Kamis (13/09/2018).

Lombok Barat, NU Care

Anak-anak korban gempa Lombok bersama sejumlah relawan dari PBNU lantunkan Sholawat Badar di tenda pengungsian, di Gunungsari, Lombok Barat, Kamis (13/09).

Kecerian anak-anak tampak ketika Ketua NU Care-LAZISNU, Achmad Sudrajat, Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU), M Ali Yusuf dan Wakil Sekjen PBNU, Imam Pituduh mengajak anak-anak melantuntan Sholawat Badar.

"Kita ajak bersholawat dengan ceria. Ini penting untuk membangkitkan semangat. Dan mereka mengikutinya dengan wajah ceria. Mereka terhibur, dan sedikit demi sedikit kita hilangkan traumanya," ujar Ketua NU Care - LAZISNU, Achmad Sudrajat yang kerap disapa Kang Ajat.

Dititik lain, Tim NU Peduli pun telah menghadirkan Haddad Alwi, pelantun lagu "Ummi" yang sangat kesohor itu.

"Ya, kita juga menghadirkan artis nasional, pelantun sholawat untuk menghibur para korban bencana. Ini hiburan religi dan sebagai bagian dari program psikososial," sambungnya

Selain itu, diungkapkan Umi Salamah, seorang pengajar di Madrasah Darurat yang didirikan Nahdlatul Ulama (NU), mengatakan sudah hampir satu bulan anak-anak tidak sekolah. Dirinya megungkapkan rasa syukurnya bisa kembali mengajar atas bantuan program NU Peduli Lombok.

"Sudah hampir satu bulan anak-anak tidak sekolah. Ada seratus anak di sini, dan tadinya mau saya paksakan sekolah di tengah sawah, tapi kasihan juga kepanasan (karena) nggak ada tendanya. Akhirnya nggak jadi sekolah di tengah sawah," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Anak-anak Lombok bersama Ibu Guru Umi Salamah dan Tim NU Peduli lantunkan Sholawat Badar.

Ya Allah, Alhamdulillah, ada bantuan dari NU. Dibangunkan Madrasah Darurat, dan akhirnya anak-anak bisa sekolah lagi dan saya bisa mengajar lagi. Terima kasih yang tak terhingga. Semoga amal bapak ibu dibalas Allah dan dilipatgandakan,” tutup Umi Salamah, yang tak mampu lagi membendung air matanya.

NU Peduli Lombok telah menyalurkan bantuannya berupa pembangunan Madrasah Darurat, Masjid Darurat, Sarana Air Bersih, MCK, Hunian Sementara, Pelayanan Kesehatan, Pelayanan Psikososial, Family Kit, Hygiene Kit, School Kit, dan kebutuhan pokok lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnyam Ketua LPBI NU, Ali Yusuf berharap dengan bantuan yang sudah diberikan dapat bermanfaat untuk para korban.

“Dengan adanya bantuan tersebut masyarakat korban gempa lombok dapat terus menjalankan aktivitasnya, anak-anak tetap bisa sekolah, guru tetap bisa mengajar, semuanya bisa beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.

Sedekah menutup 70 pintu keburukan.

(HR. Thabrani)

chat dengan kami via whatsapp