6 LAZ Berbasis Ormas Respon Polemik Zakat ASN

NUcare.id | ditulis oleh : hadi | Jumat, 9 Februari 2018 / ٢٣ جمادى الأولى ١٤٣٩
Konferensi Pers 6 LAZ berbasis Ormas dalam merespon polemik Zakat ASN berbarengan dengan Deklarasi Poroz, Menteng, Jakarta Pusat (9/02)

Jakarta, NU Care

Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (Poroz) yang terdiri dari 6 (enam) Lembaga Amil Zakat mengapresiasi kepedulian Pemerintah terhadap pertumbuhan zakat di Indonesia.

Demikian poin pertama dari pernyataan sikap Poroz usai pertemuan di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng Jakarta Pusat, Jumat (9/02).

Enam LAZ berbasis ormas yakni NU Care-LAZISNU  (NU), Lazismu (Muhammadiyah), LAZNAS Dewan Dakwah, Pusat Zakat Umat (Persis), Baitul Maal Hidayatullah, dan LAZ Wahdah Islamiyah menyatakan perlu adanya peningkatan peran pemerintah dalam mengedukasi masyarakat tentang penting dan/atau besarnya potensi zakat Indonesia.

Namun dengan adanya polemik yang mencuat di masyarakat akibat pernyataan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang mewacanakan pemotongan zakat dari gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), Poroz mendorong pemerintah untuk lebih dulu melibatkan LAZ Ormas dalam merumuskan  roadmap dan regulasi zakat di Indonesia.

Poroz berharap pemerintah menghentikan polemik wacana pemotongan zakat dari gaji ASN sebelum dilakukan kajian secara komprehensif bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) berbasis Ormas yakni Poroz.

Terkait munculnya keinginan masyarakat terhadap zakat sebagai pengurangan pajak secara langsung, Poroz mendorong pemerintah untuk mewadahi aspirasi tersebut.  (Kendi Setiawan)

Kamu menyingkirkan batu, duri, dan tulang dari tengah jalan itu adalah sedekah bagimu.

(HR. Bukhari)

chat dengan kami via whatsapp