PBNU Tanggapi Tragedi Kemanusiaan di Yaman

NUcare.id | ditulis oleh : hadi | Rabu, 14 November 2018 / ٥ ربيع الأول ١٤٤٠
Desain oleh: Fuad Hasim

Jakarta, NU Care

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut, apa yang terjadi di Yaman merupakan tragedi kemanusiaan dan menjadikan Yaman sebagai negara termiskin di Timur Tengah sejak serangan Maret 2015. PBB menyatakan, situasi di Yaman bisa segera berubah menjadi bencana kelaparan terburuk dalam sejarah manusia 1 abad terakhir.

Berdasar data dari PBB (un.org) dan Amnesty International (amnesty.org), terhitung dari 27,5 juta jiwa penduduk Yaman, 8,4 juta warga tidak memiliki persediaan makanan; 1 juta warga terserang wabah diare dan kolera; 3 juta Balita dan ibu hamil malnutrisi.

Infografis: Yaman Care

Melihat dan mencermati tragedi tersebut, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan Siaran Pers pada tanggal 13 November 2018. Berikut keterangan lengkapnya: 

"Hentikan Konflik Berdarah Yaman"

Bismillahirrahmanirrahim

Menyaksikan dan mencermati peristiwa bentrokan yang terjadi antara loyalis pemerintah Yaman dengan Kelompok Pemberontak Houthi di Kota Hudaidah Yaman yang telah menelan korban jutaan jiwa termasuk anak-anak dan perempuan, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menegaskan:

Pertama, mengecam segala bentuk dan tindak kekerasan, termasuk di dalamnya adalah perilaku menyerang pihak-pihak yang dianggap berbeda. Perilaku kekerasan bukan merupakan ciri Islam yang Rahmatan lil Alamin

Kedua, perdamaian, kebebasan, dan juga toleransi adalah prinsip utama dalam menjalankan kehidupan di samping Maqassid Syariah yang terdiri dari hifdud din wal aql (menjaga agama dan akal), hifdun nafs (menjaga jiwa), hifdun nas (menjaga keluarga), dan hifdul mal (menjaga harta), dan hifdul irdh (menjaga martabat). kelima prinsip tersebut merupakan prinsip utama yang harus ditegakkan di manapun bumi dipijak.

Ketiga, mendorong pemerintah Indonesia segera mengambil langkah diplomatis dan ikut andil dalam upaya menciptakan perdamaian di Yaman. Upaya ini penting dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab internasional yakni turut berperan dalam usaha menciptakan perdamaian dan keamanan dunia.

Keempat, mendsak PBB untuk berinisiatif melakukan mediasi agar tercipta keadaan yang kondusif di Yaman serta agar tumbuh kembali sebagai negara yang berdaulat yang mensejahterakan rakyat.

Kelima, PBNU mengajak kepada masyarakat internasional untuk bersama-sama menggalang bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Yaman.

Jakarta, 13 November 2018

Wallahul Muwaffiq ila Aqwamitthariq
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Siaran Pers PBNU

Adapun, PBNU melalui NU Care-LAZISNU membuka Donasi Kemanusiaan untuk Yaman melalui nomor rekening BNI: 1.1926.2018.6 an PP LAZIS NU. Atau bisa menghubungi nomor Hp/WA: 0813 9800 9800. [Red: Noerhadi WN]

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu nafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Maka sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang kamu nafkahkan.”

(QS. Ali Imran: 92)

chat dengan kami via whatsapp