NU Peduli Galang Solidaritas Kemanusiaan untuk Warga Selandia Baru

NUcare.id | ditulis oleh : hadi | Senin, 18 Maret 2019 / ١١ رجب ١٤٤٠
Ilustrasi oleh Fuad Hasim

Jakarta, NU care

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengutuk keras terorisme yang terjadi di Masjid Al-Noor dan Masjid Linwood di Kota Christchurch, Selandia Baru. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyampaikan duka kepada para korban aksi penembakan massal oleh seorang ekstremis sayap kanan Brenton Tarrant (28).

Ia didampingi Sekretaris Jenderal PBNU H Helmy Faishal Zaini dan Wakil Sekjen Ishfah Abidal Azis membacakan doa untuk arwah para korban.

Ki-ka: Wakil Sekjen Ishfah Abidal Azis, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan Sekretaris Jenderal PBNU H Helmy Faishal Zaini.

PBNU menilai bahwa tindakan terorisme yang dilakukan itu merupakan perbuatan yang sangat keji, kejam, dan tidak berperikemanusiaan. Hal tersebut bertentangan dengan nilai-nilai ajaran agama apa pun. 

PBNU menyatakan sikap sebagai berikut:

“Pertama, PBNU menyampaikan duka yang sangat mendalam kepada keluarga korban. Kedua, kami mengutuk keras pelbagai tindakan terorisme, atas dasar dan latar belakang apa pun. Tindakan-tindakan yang menggunakan kekerasan, terorisme, menebarkan rasa benci, bukanlah ajaran agama. Tidak ada satu agamapun yang membenarkan cara-cara kekerasan” jelas Helmy, di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (15/03) sore.

Ketiga, meminta kepada seluruh warga untuk tetap tenang dan berpikir jernih serta tidak terprovokasi, hentikan segala spekulasi yang dapat memperkeruh suasana. 

Keempat, meminta kepada semua pihak untuk menghentikan penyebaran video yang berisi tindakan kekejaman terorisme tersebut. Kita hormati keluarga korban sekaligus untuk menghindari agar tidak dijadikan inspirasi bagi kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab.

Kelima, mengajak semua pihak untuk membangu dialog kemanusiaan dengan tujuan untuk menciptakan tatanan masyarakat, yang hidup rukun dalam perdamaian.

Selain itu, PBNU juga meminta kepada platform media sosial seperti Facebook, Twitter, dan instagram untuk menghapus segala konten video yang berpotensi disalahgunakan untuk kepentingan terorisme.

“Kami meminta pada pemilik platform media sosial  untuk memblok dan menghapus konten dan akun yang tersambung dengan jaringan teroris berdasarkan data algoritma yang dimiliki,” pungkas Helmy, seperti diberitakan NU Online.

PBNU menyerukan kepada warga Nahdliyin dan umat Islam untuk melaksanakan shalat ghaib dan memanjatkan doa kepada Allah semoga korban diterima oleh allah dan ditempatkan pada surganya jannatun naim.

Hal ini direspon oleh Nadliyin, seperti yang dilakukan oleh Muslimat NU Sidoarjo. Ratusan warga Muslimat Nahdlatul Ulama Sidoarjo Jawa Timur, menggelar doa bersama di Masjid Agung Sidoarjo, sebagai bentuk belasungkawa dan rasa peduli terhadap sesama Muslim yang sedang mendapatkan musibah di Selandia Baru. 

Doa bersama warga Muslimat NU Sidoarjo untuk muslim di Selandia Baru, Sabtu (16/03/2019).

Tak hanya di Sidoarjo, warga NU di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pun menggelar kegiatan doa bersama dan shalat ghaib bagi korban penembakan aksi teroris di Selandia Baru. Kegiatan yang  diikuti ratusan warga tersebut digelar di Masjid Al-Jawiriyah Jumantono, Ahad (17/03).

Shalat Ghaib dan doa bersama Nahdliyin di Karanganyar untuk korban penembakan massal di Selandaia Baru.

Doa juga datang dari Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus). Gus Mus menyampaikan duka mendalam terhadap para korban.

“Siapa pun yang akal dan nuraninya masih 'sehat', akan tersentak oleh kekejian teror yang terjadi di dua masjid, Al Noor dan Linwood, di Kota Christchurch, Selandia Baru Jumat kemarin,” ujar Gus Mus dalam instagramnya, Sabtu (16/03).

“Kita sangat berduka dan berbela-sungkawa yang dalam dengan tewasnya puluhan syahid dan puluhan jamaah yang terluka. Allah merahmati mereka semua Insyaallah,” ucapnya.

Mustasyar PBNU, KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus).

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Australia dan Selandia Baru sepenuhnya mendukung pemerintah Selandia Baru untuk melakukan pemberantasan terhadap aksi terorisme.

“Terutama untuk Perdana Menteri Jacinda Ardern untuk mengambil langkah-langkah hukum yang tegas untuk memastikan bahwa mereka yang terlibat dalam penyerangan dibawa ke pengadilan,” Kata Ketua Tanfidiyah NU Australia dan Selandia Baru, Tufel Musayyad, melalui keterangannya, Ahad (17/03).

Sementara itu, NU Care-LAZISNU melalui program NU Peduli Kemanusiaan mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk membangun solidaritas kepada warga di Selandia Baru. Ketua NU Care-LAZISNU, Ahmad Sudrajat, mengatakan bahwa solidaritas itu sebagai bagian dari solidaritas sesama muslim dan solidaritas kepada seluruh umat manusia.

"Qolu innalilahi wa innalilahi ilaihi roji'un. Kita mendengar kabar penembakan massal, terorisme di dua masjid di Selandia Baru. Sebagai bagian solidaritas kita; solidaritas sesama muslim dan solidaritas kepada seluruh umat manusia, mari kita galang bersama-sama kebersamaan kita dengan memberikan sumbangsih, memberikan doa bersama, untuk spirit kebangkitan bersama buat sahabat-sahabat dan kaum muslim di Selandia Baru," jelas Kang Ajat, biasa disapa, di kantor NU Care-LAZISNU, Gedung PBNU, Jakarta, pada Senin (18/03) malam.

Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Insaniyah, lanjut Ajat, kita tunjukkan dengan berbondong-bondong memberikan apapun yang kita miliki, agar mereka bisa mendapatkan pencerahan kembali.

"Dan yang paling penting adalah bagaimana kita juga berdakhwah, memberikan ajaran-ajaran Islam rahmatan lil alamin, sehingga ke depan tidak ada kejadian-kejadian serupa di Selandia Baru," ujarnya.

Ajat menambahkan, salurkan donasi kemanusiaan untuk warga Selandia Baru, melalui NU Peduli.

"Salurkan donasi Anda di manapun Anda berada," ajaknya.

Donasi Kemanusiaan untuk warga Selandia Baru.

“Ambilah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka.”

(QS. At-Taubah:103)

chat dengan kami via whatsapp