NU dan Turki Sepakati Kerja Sama Bidang Dakwah dan Pendidikan

NUcare.id | ditulis oleh : Admin | Minggu, 28 Juli 2019 / ٢٥ ذو القعدة ١٤٤٠
Kunjungan Rais 'Aam PBNU, KH Miftahul Akhyar bersama rombongan dari PBNU, untuk menjalin kerja sama dengan Yayasan di Turki, Kamis (25/07/2019). Foto: Antara.

Jakarta, NU Care

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menggagas kerja sama dengan Turki dalam bidang dakwah dan pendidikan. Hal itu terungkap dalam kunjungan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan rombongan PBNU dengan YTB di ibu kota Turki, Ankara, Jumat (26/07).

"YTB adalah sebuah organisasi diaspora masyarakat Turki yang tinggal di luar negeri. Mereka mengumpulkan dana untuk membuat beberapa program. Salah satu programnya adalah memberikan beasiswa kepada masyarakat asing yang belajar di Turki," kata Ketua NU Care-LAZISNU, Achmad Sudrajat, seperti diwartakan NU Online.

Dalam kesempatan tersebut, Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar menyampaikan tentang NU dengan berbagai aktivitasnya.

"Dalam kesempatan tersebut, Ketua YTB, Abdullah menyampaikan bahwa YTB siap kerjasama dengan NU dan kemungkinan dalam waktu dekat akan berkunjung ke Jakarta untuk melihat secara langsung aktivitas yang dilakukan NU," ungkap Sudrajat.

Setelah mengunjungi YTB, rombongan PBNU melanjutkan perjalanan ke sebuah masjid untuk salat Jumat, pertemuan dengan Kementeran Agama Turki, makan siang, dan diskusi.

Kemenag Turki menyampaikan program-program pengabdian seperti urusan masjid, urusan imam, urusan percetakan Al-Qur'an, dan mengurus lembaga-lembaga tahfidz Qur'an.

Kemenag Turki juga menjabarkan bahwa di Turki terdiri dari berbagai lembaga sebagai gambaran masyarakat Turki dalam bidang kesejahtareaan agama terutama setelah runtuhnya Pemerintahan Utsmani.

Salah satu hal yang menarik dalam pertemuan tersebut, kata Sudrajat, adalah bagaimana ke depan akan dilakukan kerja-kerja bersama antara Kementerian Agama Turki dengan PBNU.

"Beliau (pihak Kementerian Agama Turki) melihat bahwa NU adalah organisasi yang potensial untuk membangun kerja sama yang positif. Di antara (kerja sama) yang akan dibangun adalah pelatihan-pelatihan bareng dan penukaran ulama untuk berkunjung," imbuh Ajat, biasa disapa.

Diharapkan pula, dalam waktu dekat pihak Kementerian Agama Turki akan mengirimkan delegasi ke PBNU dan melakukan perjanjian tukar menukar ulama, dai, dan imam; serta pengajaran Al-Qur'an.

Pada kunjungan tersebut, selain Ketua NU Care-LAZISNU Achmad Sudrajat, turut menyertai adalah Katib Syuriyah PBNU Kiai Zulfa Musthafa, Rais Syuriyah PBNU KH Manarul Hidayat, Dubes Indonesia untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal, Muhammad Ali dan Mahbub Ma'afi dari LBM NU. [Kendi Setiwan]

“Jika kamu menampakkan sedekahmu, maka itu baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

(QS. Al Baqarah:271)

chat dengan kami via whatsapp