Rahasia Sukses Gerakan Gemar Sedekah ala NU Care Jombang

NUcare.id | ditulis oleh : hadi | Sabtu, 26 Januari 2019 / ١٩ جمادى الأولى ١٤٤٠
Kaleng Sedekah NU Care Jombang. Foto: faktualnews.co

Jombang, NU Care

Terhitung sejak 2017 lalu Gerakan Gemar Bersedekah diluncurkan oleh NU Care-LAZISNU Jombang melalui kaleng sedekah yang dibagikan kepada masyarakat, baik yang berada di kecamatan maupun yang ada di desa.

Lewat kaleng sedekah itu warga bisa menyisihkan rezekinya untuk disedekahkan kepada saudaranya yang sedang membutuhkan. Setiap kaleng biasanya dibagikan petugas Unit Pengelola Zakat Infak Sedekah Nahdlatul Ulama (UPZISNU) sebagai kepanjangan tangan dari NU Care-LAZISNU di tingkat kecamatan dan desa-desa kepada warga. Oleh petugas, kaleng sedekah diambil setiap bulan sekali.

Dalam perjalanannya, gerakan ini tampak kian masif dan diterima masyarakat dengan baik. Di sejumlah kecamatan terbentuk petugas yang digerakkan UPZISNU. Mereka rutin menjalankan tugasnya berkeliling membagikan kaleng dan mengambilnya saat sudah sampai waktunya diambil, kemudian petugas juga mengolah hasil sedekah warga itu dan dibagikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan. Begitu juga demikian petugas UPZISNU di tingkat desa.

Adakalanya pentasarrufan sedekah itu diwujudkan dengan bantuan uang tunai untuk warga yang melahirkan, lantaran tak bisa membiayai. Selain itu, sedekah juga diwujudkan dengan santunan anak yatim, kemudian bantuan juga untuk orang wafat yang diberikan kepada anggota keluarganya, serta bantuan-bantuan lain untuk mereka yang tergolong kurang mampu.

Di samping bantuan dalam bentuk uang, terkadang diwujudkan dengan puluhan air mineral. Ini biasanya diperuntukkan untuk keluarga yang meninggal dunia.

Direktur NU Care-LAZISNU Jombang Ahmad Zainudin mengungkapkan, tentu tak mudah menggerakan masyarakat luas untuk gemar bersedekah. Hal ini lantaran berhadapan langsung dengan masyarakat yang memiliki perspektif yang majemuk. Di samping itu, NU Care-LAZISNU juga UPZISNU harus senantiasa membangun kepercayaan mereka dalam setiap penyaluran sedekahnya.

Namun di balik itu semua, ada cara yang dinilai cukup efektif guna mendorong kesenangannya masyarakat untuk bersedekah tanpa harus diperintah atau diwanti-wanti. Yakni, dorongan spiritual dalam setiap melakukan sedekahnya. 

"Jadi kita tidak hanya membagikan keleng begitu saja dan disuruh isi. Kalau begitu kering," ucapnya, Jumat (25/01).

Dorongan spiritual dalam hal bersedekah menurutnya sangat penting dan bahkan menjadi kunci keberhasilan gerakan masyarakat gemar bersedekah. Misalnya, pengurus NU Care-LAZISNU mengedukasi masyarakat bahwa bersedekah akan mendapatkan keberkahan rezeki. Ini dilakukan secara istikamah.

Di samping itu, imbuhnya, pengurus NU Care-LAZISNU juga mengimbau masyarakat setiap mau bersedekah melalui kaleng sedekahnya, hendaknya berniat dan berdoa untuk hal-hal positif. Seperti agar dilapangkan rezeki, diberi umur yang berkah, ketenteraman dalam keluarganya dan sebagainya.

"Ternyata edukasi ini sangat efektif tentu dengan ridha Allah SWT. Masyarakat sudah banyak merasakan manfaatnya karena niat dan doa itu," ujar pria yang kerap disapa Gok Din ini. [Syamsul Arifin]

Sebaik-baiknya manusia di antaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain.

(HR.Bukhari)

chat dengan kami via whatsapp