Optimalisasi Program Koin Pondasi Akhirat NU Care Pringsewu

NUcare.id | ditulis oleh : hadi | Rabu, 11 April 2018 / ٢٥ رجب ١٤٣٩
Sosialisasi Program Koin Pondasi Akhirat di Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, pada Senin (9/04).

Pringsewu, NU Care

Semangat pengurus NU Care-LAZISNU Kabupaten Pringsewu terus membara dalam berkhidmat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga NU di Kabupaten dengan julukan Bumi Jejama Secancanan Bersenyum Manis ini.

Semangat dari pengurus kabupaten terus disuntikkan ke pengurus kecamatan dan ranting melalui koordinasi dan optimalisasi program koin pondasi akhirat. Sosialisasi intensif dan periodik terus dilakukan para pengurus ke kecamatan dan desa yang secara perlahan dan pasti sudah terlihat hasilnya.

Potensi kemajuan ini menjadi motivasi dan kekuatan tersendiri bagi para pengurus NU Care-LAZISNU Kabupaten Pringsewu untuk terus berkhidmat. Hal ini diungkapkan penasihat NU Care-LAZISNU Kecamatan Pringsewu di sela sosialisasi di Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu, yang dilaksanakan di kediaman Ketua Ranting NU setempat, Senin (9/04) malam.

Ia merasakan bahwa berkiprah mengurusi NU Care-LAZISNU membawa energi tersendiri karena ada hikmah yang sangat besar, yaitu demi kemaslahatan umat.

"Urusan duit walau sekadar koin kalau dikumpulkan maka akan banyak dan mempunyai sesuatu yang luar biasa, dari hal-hal kecil lama kelamaan juga menjadi besar," katanya.

Melihat kesuksesan NU Care-LAZISNU di daerah lain khususnya di pulau Jawa yang sukses dengan program koinnya membuat semangat pengurus NU Care-LAZISNU Pringsewu semakin membuncah. Apalagi program ini berhubungan dengan ibadah dan kemaslahatan umat.

"Jika urusan akhirat insya Allah akan membawa keberkahan," imbuhnya.

Dikarenakan program NU Care-LAZISNU banyak berhubungan dengan masyarakat, Fauzi mengingatkan kepada seluruh pengurus baik di tingkat kabupaten sampai tingkat desa untuk mampu menghadapi masyarakat secara bijak dengan berbagai macam karakter yang ada di dalamnya.

"Kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat untuk mengelola, mengolah dan menyalurkan koin pondasi akhirat harus transparan. Untuk itu masyarakat perlu bukti walau hanya 25 rupiah ke mana penyalurannya," ingatnya.

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Kabul Muliarto selaku bendahara LAZISNU Kabupaten Pringsewu menjelaskan bahwa pemegang kotak koin tersebut memiliki hak atas semua program yang dilaksanakan.

"Kotak koin pondasi akhirat ini tidak dipaksakan. Siapa saja yang mau mengambil diperbolehkan. Dan setiap pemegang kotak berhak atas semua program dari LAZISNU Kabupaten Pringsewu. Kalau bukan dari kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi," katanya pada sosialisasi di kediamam Ketua Tanfidziyah Ranting Nahdlatul Ulama Pringsewu Barat. [Alex Bastari]

“Allah akan melipat gandakan pahala orang yang bersedekah.”

(QS. Al Baqarah : 245)

chat dengan kami via whatsapp