NU Care Banten Gelar Pelatihan Wirausaha untuk Santri Terdampak Tsunami Selat Sunda

NUcare.id | ditulis oleh : hadi | Rabu, 15 Mei 2019 / ١٠ رمضان ١٤٤٠
NU Care-LAZISNU Banten gelar pelatihan pembuatan sandal dan sepatu untuk para santri terdampak bencana tsunami Selat Sunda, di Pesantren Salafiyah Darul Bayan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Rabu (15/05/2019).

Pandeglang, NU Care

Puluhan santri terdampak bencana tsunami Selat Sunda di Pesantren Salafiyah Darul Bayan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten dilatih cara pembuatan sepatu dan sandal. Kegiatan yang diinisiasi Pengurus Wilayah NU Care-LAZISNU Provinsi Banten tersebut berlangsung selama enam hari sejak Rabu sampai Ahad, 15-19 Mei 2019.

Ketua NU Care-LAZISNU Banten, Sugeng Setiyadi, mengatakan bahwa kegiatan itu digelar guna membangkitkan kembali santriawan dan santriawati yang menjadi korban tsunami. 

Untuk menyukseskan kegiatan itu, NU Care-LAZISNU Banten menggaet kelompok UMKM Dealova, salah satu UMKM yang fokus memproduksi sandal dan sepatu.

"Kegiatan ini juga masuk pada program NU Peduli yang digagas oleh LAZISNU Pusat," katanya, seperti dilansir dari NU Online.

Menurut Sugeng, tujuan pelatihan yaitu untuk menguatkan kemandirian ekonomi umat pascabencana tsunami di kawasan Selat Sunda beberapa bulan yang lalu. Peserta pelatihan diharapkan mampu menjadi wirausahawan yang menghidupkan ekonomi umat.

"Tujuan selanjutnya terbentuk UMKM di lingkungan pesantren untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan yang nantinya menjadi binaan LAZISNU Banten," ucap Dosen Fakultas Ekonomi di Untirta Banten.

Teknis kegiatan, lanjut Sugeng, santri dilatih membuat sandal hotel dan sandal etnik tanpa jahit dengan menggunakan gunting dan lem. Setelah itu diajarkan strategi memasarkan sandal dan sepatu yang telah dibuat pada pelatihan tersebut. Sandal hotel dan sandal etnik, kata doktor bidang ekonomi ini, memiliki daya pasar yang kuat karena dibutuhkan untuk keperluan hotel di sekitaran Banten.

"Jadi inti tujuannya adalah membangkitkan kembali ekonomi masyarakat yang terkena bencana tsunami terutama di pondok pesantren. Dan kegiatan ini sebagai langkah mewujudkan program NUpreneur, atau program pembinaan UMKM oleh LAZISNU Banten," pungkasnya. [Abdul Rahman Ahdori]

Janganlah kamu tahan tanganmu untuk berinfaq karena takut miskin, sebab nanti Allah akan menyempitkan rizki bagimu.

(HR. Bukhari)

chat dengan kami via whatsapp