LAZISNU dan LKNU Batang Luncurkan Ambulans Gratis dan Kartu Sehat untuk Dhuafa

NUcare.id | ditulis oleh : hadi | Senin, 4 Maret 2019 / ٢٦ جمادى الآخرة ١٤٤٠
Peluncuran Kartu Jaminan Kesehatan Nahdlatul Ulama (JKNU) dan Ambulans Gratis PCNU Kabupaten Batang, di Masjid Nuruttaqwa, Kecamatan Subah, Ahad (3/03/2019).

Batang, NU Care

NU Care-LAZISNU dan LKNU Kabupaten Batang meluncurkan Kartu Jaminan Kesehatan NU (JKNU) untuk kaum dhuafa. Pembagian kartu perdana diberikan bersamaan dengan peluncuran Mobil Ambulans NU Ranting Subah dan kegiatan pengobatan gratis. Acara tersebut sekaligus menyongsong Harlah Ke-93 NU di Masjid Nuruttaqwa Kawasan Pasar Subah Kecamatan Subah, Ahad (3/03).

Ketua NU Care-LAZISNU Batang, Muhammad Masykur mengatakan, NU Care-LAZISNU telah melakukan sinergi dengan semua lembaga di PCNU Batang. Salah satunya dengan LKNU Batang yang mendorong terwujudnya masyarakat sehat, khususnya warga NU melalui program kartu JKNU.

“Kita telah siapkan dana untuk program dari LKNU ini, yakni kartu JKNU dan pembentukan Lakesnu. Kita terus berupaya melayani masyarakat yang butuh pengobatan gratis, bahkan kita bisa merujuk pasien sampai ke RSUD Semarang,“ paparnya.

Menurut Masykur, prinsip dari NU Care-LAZISNU adalah ingin menyejahterakan umat, sehingga harus didukung oleh semua Majelis Wakil Cabang (MWC) dengan membentuk Lakesnu dan mendata warga tidak mampu agar memiliki kartu JKNU.

“Saya kira setiap MWC menyambutnya dengan positif. Dalam waktu dekat ini, MWC Warungasem dan Wonotunggal segera membentuk Lakesnu dan membagikan kartu JKNU,” ujarnya.

Ketua PC LKNU Kabupaten Batang Slamet Solikhin mengatakan, Kartu JKNU itu diberikan kepada warga tidak mampu atau kaum Dhuafa. Pada tahap awal, LKNU akan membagikan sebanyak 1.000 lembar JKNU.

“Kartu JKNU berfungsi untuk berobat gratis di Layanan Kesehatan NU (Lakesnu). Semua gratis dari biaya periksa dan obat-obatan,” ujarnya.

Menurutnya, program kesehatan LKNU yang sedang digalakkan dengan setiap MWC wajib memiliki. Lakesnu yang didukung oleh dokter, bidan, dan perawat, serta fasilitas kartu JKNU dan ambulans gratis dapat membantu kesehatan masyarakat. 

"Lakesnu sementara ini masih terbentuk di MWC Subah, pilot project kita di MWC Subah, ke depan kita koordinasikan dengan setiap MWC, setidaknya tahun ini 14 MWC lainnya harus memiliki Lakesnu agar warga NU yang tidak mampu bisa merasakan manfaat kartu JKNU,” tuturnya.

Slamet menuturkan, LKNU sebagai pelaksana kegiatan kesehatan berkoordinasi dengan NU Care-LAZISNU yang menjadi sumber biaya dari program kesehatan ini.

“Seluruh peserta kartu JKNU ditanggung oleh LAZISNU, saya harapkan semua Cabang baik LKNU maupun LAZISNU untuk berkoordinasi, agar Lakesnu lekas terbentuk di MWCNU lain sehingga pengabdian NU kepada umat bisa semakin luas,“ ujarnya.

Ketua PCNU Kabupaten Batang, Achmad Taufiq mengatakan, kegiatan peluncuran Kartu JKNU, Lakesnu dan ambulans gratis merupakan inisiasi pengurus ranting NU Desa Subah yang kemudian didukung penuh MWC Subah.

“Saya menyambut baik kegiatan luar biasa ini. Ide cerdas, karena warga tidak mampu dan belum punya BPJS Kesehatan yang berbayar tersebut. Kartu JKNU ini bisa jadi alternatif,” tutur Taufiq.

Selain itu, lanjutnya, kartu JKNU juga bisa menjadi alternatif Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang telah diterbitkan Pemerintah. Peserta KIS menikmati Fasilitas kesehatan (Faskes) tingkat pertama yaitu di dokter keluarga dan puskesmas, ini jadi alternatif bagi warga yang daerahnya tidak ada dokter keluarga dan tidak sempat ke Puskemas.

Apalagi, dia menambahkan saat ini pasangan Bupati Wakil Bupati Batang Wihaji-Suyono sedang gencar meningkatkan Indeks Pembagunan Manusia (IPM). Sedangkan tolok ukur IPM ada tiga faktor di antaranya pendapatan perkapita penduduk

“Kegiatan ini bagian dari ikhtiar NU dalam mendukung kinerja pemerintah Kabupaten Batang terutama di bidang kesehatan,“ pungkas Taufiq. [Muiz]

Janganlah kamu tahan tanganmu untuk berinfaq karena takut miskin, sebab nanti Allah akan menyempitkan rizki bagimu.

(HR. Bukhari)

chat dengan kami via whatsapp