Kolaborasi NU Care dan LPBI NU Bali Bantu Korban Kebakaran di Denpasar

NUcare.id | ditulis oleh : hadi | Senin, 8 Juli 2019 / ٥ ذو القعدة ١٤٤٠
Tim dari NU Care-LAZISNU dan LPBI NU Wilayah Bali coba mendapatkan keterangan dari warga terdampak kebakaran di alan Pulau Ayu, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Provinsi Bali pada Kamis (4/07/20190 lalu.

Denpasar, NU Care

Tim dari NU Care-LAZISNU bersinergi dengan LPBI NU Wilayah Bali mengunjungi para warga terdampak kebakaran di Jalan Pulau Ayu, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Provinsi Bali pada Senin (8/07) siang.

Kunjungan tersebut dalam rangka penyaluran bantuan berupa makanan untuk kebutuhan warga sebelum tersedianya dapur umum. Kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut  dari hasil assessment yang dilakukan Tim NU Care dan LPBI NU Bali sehari sebelumnya, untuk mendata segala kebutuhan utama para warga setelah api melalap tempat tinggal mereka itu pada Kamis (4/07) lalu.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, kejadian terbakarnya pemukiman warga di lokasi padat penduduk itu mengakibatkan 55 orang kehilangan seluruh harta bendanya. Demikian dikatakan oleh Duadi, seorang warga yang tinggal tepat di depan lokasi kebakaran tersebut, yang saat ini menjadi posko bantuan bagi warga.

“Tidak ada yang sempat menyelamatkan barang-barang pribadinya, karena begitu cepat dan hebatnya api meluas di pemukiman padat yang berupa kamar-kamar kos itu. Bahkan 3 sepeda motor milik mereka ada yang turut terbakar dalam kejadian itu,” ujar Duadi, seperti diberitakan pwnubali.or.id.

 

Lokasi terdampak kebakaran. Dok: Tim NU Care dan LPBI NU Bali.

Pada lokasi seluas 13 are itu terdiri dari 36 kamar kos yang terbagi dalam 3 bangunan semi permanen yang menjadi satu dengan gudang barang bekas. Rata-rata dari mereka sehari-harinya memang bekerja sebagai pengumpul barang bekas.

Duadi yang juga Ketua Cabang Ikatan Warga Banyuwangi (IKAWANGI) Denpasar itu menjelaskan, “Kejadian sore itu begitu mencekam. Semua panik dan tidak dapat berbuat banyak untuk menyelamatkan barang-barang pribadi mereka. Petugas pemadam kebakaran Kota Denpasar yang datang membutuhkan waktu hingga pukul 11 malam untuk memadamkan api,” jelasnya.

Tim dari NU Care-LAZISNU dan LPBI NU Bali salurkan bantuan berupa makanan kepada warga terdampak kebakaran, pada Senin (8/07/2019).

Walaupun demikian, Duadi mengatakan cukup bersyukur. Pasalnya, malam itu juga banyak warga Denpasar yang mendapat informasi tersebut langsung berdatangan ke lokasi guna memberikan bantuan.

“Kami dan warga di sini berusaha dan berharap agar secepatnya para korban dapat memiliki tempat layak untuk tidur, MCK, dan memasak, walaupun sederhana. Saat ini sementara mereka masih tinggal di tenda-tenda bantuan warga,” pungkasnya.

Demi membantu para korban tersebut, NU Care dan LPBI NU Bali memutuskan untuk menyiapkan 60 paket nasi 2 kali sehari selama mereka belum memiliki dapur masing-masing. Kegiatan ini melibatkan Banom dan lembaga NU lain seperti IPNU, IPPNU, dan PMII dengan membuat dapur umum sementara di Gedung PWNU Bali untuk memasak dan mendistribusikannya ke lokasi. [Dad]

"Kalian tidak akan mendapat kebaikan, sampai kalian infakkan apa yang kalian cintai."

(QS. Ali Imran:92)

chat dengan kami via whatsapp