Diinisasi LAZISNU, Bupati Jombang Luncurkan Gerakan Jombang Bersedekah

NUcare.id | ditulis oleh : hadi | Senin, 22 April 2019 / ١٦ شعبان ١٤٤٠
Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab saat memberikan sambutan dalam peluncuran Gerakan Jombang Bersedekah, Ahad (21/04/2019).

Jombang, NU Care 

Bupati Jombang, Mundjidah Wahab meluncurkan Gerakan Jombang Bersedekah yang diinisiasi Pengurus Cabang NU Care-LAZISNU Jombang.

Peluncuran dilaksanakan di tengah-tengah ia menyampaikan sambutannya pada hari ulang (Harlah) ke-96 NU sekaligus peresmian Kantor PCNU Jombang, Ahad (21/04), yang berada di Jalan Raya Jombang-Mojoagung, Dusun Ngrowo, Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Jombang.

Putri pendiri sekaligus penggerak NU, almaghfurlah KH Abdul Wahab Hasbullah ini menyatakan, program tersebut merupakan upaya edukasi NU Care-LAZISNU kepada masyarakat yang sesuai dengan visi kepemimpinannya, yakni membentuk Jombang berkarakter dan berdaya saing. Gerakan Jombang Bersedekah itu menurutnya sebagai nilai dari karakter Jombang.

"Gerakan ini dimotori oleh LAZISNU Jombang. Semoga warga Jombang semakin gemar untuk bersedekah," katanya.

Perempuan yang kerap disapa Bu Mun ini menyatakan, bahwa beberapa waktu lalu ia juga sudah meluncurkan Jombang Gemar Bersedekah dan Khotmil Qur'an di lingkungan pemerintahan juga warga masyarakat umum. Hingga kini program tersebut masih terus berjalan.

Menurut pandangannya, program tersebut selain untuk membentuk karakter Jombang, juga untuk keselamatan bangsa secara umum, dan khususnya masyarakat Jombang sendiri.

"Itu program untuk kesalamatan bangsa dan untuk kesalamatan warga Jombang. Di setiap langgar dan masjid kita lakukan khotmil qur'an. Inilah salah satu karakter masyarakat Jombang," tuturnya.

Senada dengan Bupati, Ketua NU Care-LAZISNU Jombang, Ahmad Zainudin, memaparkan Gerakan Jombang Bersedekah yang dimotorinya adalah gerakan membudayakan sedekah sebagai karakter masyarakat Jombang. 

Gerakan ini, imbuhnya, akan melibatkan semua komponen masyarakat Jombang, baik pejabat maupun rakyat di semua tingkatan, mulai kabupaten sampai dengan warga di desa-desa di seluruh Kabupaten Jombang.

"Peruntukannya tidak hanya untuk warga NU tapi semua masyarakat di Kabupaten Jombang, melalui kaleng-kaleng sedekah," ungkapnya. 

Pria yang kerap disapa Gok Din ini menambahkan, gerakan tersebut tidak menargetkan jumlah nominal, melainkan merupakan gerakan pembentukan karakter gemar bersedekah, saling menolong dan saling membantu dengan uang sedekah yang terkumpul. 

"Sehingga target dari Gerakan Jombang Bersedekah ini adalah terbentuknya karakter masyarakat Jombang yang gemar bersedekah sebagai salah satu bentuk ikhtiar agar Jombang  terhindar dari bala, karena asshodaqotu tadfaul bala', sedekah itu bias menolak bencana. Di samping itu diharapkan Jombang diberkahi oleh Allah SWT," pungkasnya. [Syamsul Arifin]

Tidaklah seorang muslim yang bercocok tanam, lalu tanaman tersebut dimakan orang lain atau binatang ternak, melainkan baginya adalah sedekah.

(HR. Bukhari)

chat dengan kami via whatsapp